Pencarian

DPMM FC Tersingkir dari Piala Presiden 2026, Pelatih Jamie McAllister Justru Bangga dengan Perlawanan Anak Asuhnya

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 09:14:02 WIB
DPMM FC Tersingkir dari Piala Presiden 2026, Pelatih Jamie McAllister Justru Bangga dengan Perlawanan Anak Asuhnya
Pelatih DPMM FC, Jamie McAllister, menyampaikan evaluasi usai timnya tersingkir dari Piala Presiden 2026.

KALIMANTAN TIMUR — Kepastian tersingkirnya DPMM FC memang tak bisa dilepaskan dari dua gol yang dicetak Gustavo Henrique pada menit ke-35 dan 45+4. Namun, di balik angka di papan skor, pelatih asal Skotlandia itu menilai timnya mampu tampil impresif dan merepotkan salah satu kandidat juara turnamen pramusim ini.

Keputusan Keliru di Momen Krusial Jadi Biang Kekalahan

McAllister tidak menampik jika timnya sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas di babak pertama. Bahkan, satu peluang sempat membentur mistar gawang Arema FC. Namun, ia menyayangkan dua kesalahan individu yang berujung pada gol lawan.

"Sayangnya, kami melakukan satu atau dua kesalahan yang berujung pada gol pertama tim lawan. Gol itu bukan berasal dari permainan bagus mereka, tetapi akibat kesalahan individu dari kami. Itu tentu mengecewakan dan membuat kami frustasi," ujar McAllister dalam sesi konferensi pers usai laga.

Pelatih berusia 46 tahun itu juga menyoroti proses gol kedua yang terjadi di masa injury time babak pertama. Menurutnya, pengambilan keputusan para pemain di momen krusial tersebut kurang tepat.

"Saat itu kami sudah menempatkan bek tengah di dalam kotak penalti, tapi justru memainkan bola pendek. Padahal itu adalah menit-menit akhir babak pertama. Saya kecewa karena kedua gol itu berawal dari pengambilan keputusan yang kurang tepat," tambahnya.

Semangat Juang Tinggi, Kualitas Sebanding

Meski harus pulang lebih awal, McAllister enggan menyebut anak asuhnya tampil buruk. Ia justru menilai DPMM FC mampu bersaing ketat dan memberikan ancaman nyata bagi Arema FC.

"Kalau melihat secara keseluruhan pertandingan, saya pikir kami mampu bersaing dengan sangat baik melawan tim yang berkualitas. Kami membuat mereka kesulitan dan mampu memberikan ancaman. Saya sangat bangga terhadap para pemain kami sepanjang pertandingan," tegasnya.

Pertandingan sendiri berlangsung dengan tempo tinggi dan penuh kontak fisik. Kedua tim sama-sama tampil agresif, baik saat menguasai bola maupun saat bertahan.

"Saya pikir ini pertandingan yang sangat bagus. Kedua tim bermain sangat kompetitif. Itulah sepak bola, olahraga yang penuh kontak fisik. Saya melihat kedua tim sama-sama tampil agresif, baik saat menyerang maupun bertahan," pungkas McAllister.

Dengan hasil ini, Arema FC memastikan diri lolos ke semifinal sebagai juara grup. Sementara bagi DPMM FC, pengalaman tampil di turnamen bergengsi ini menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi Liga Singapura musim depan.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bola.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks