KALIMANTAN TIMUR — Persaingan di segmen SUV hybrid Indonesia kian memanas setelah Mitsubishi resmi meluncurkan XForce Hybrid (HEV). Model ini langsung menjadi rival terdekat bagi Wuling Almaz RS Pro Hybrid yang sudah lebih dulu mengaspal. Keduanya sama-sama mengusung teknologi hybrid, namun DNA dan target konsumennya jelas berbeda.
Perbedaan Jantung Mesin dan Sistem Penggerak
Perbedaan paling mendasar terletak pada sistem propulsi. Wuling Almaz RS Pro Hybrid memakai mesin bensin 2.0 liter Atkinson Cycle yang dipadukan motor listrik berdaya besar. Sebaliknya, Mitsubishi XForce Hybrid mengandalkan mesin 1.6 liter Atkinson Cycle yang dikawinkan dengan motor listrik dan sistem e:Motion Hybrid terbaru.
Di atas kertas, motor listrik Almaz menawarkan tenaga dan torsi yang lebih besar. Namun, mesin XForce yang lebih kecil berpotensi lebih irit bahan bakar untuk pemakaian sehari-hari. Dua pendekatan ini menunjukkan target pasar yang berbeda: satu mengedepankan tenaga, satunya lagi efisiensi.
Kabin Tiga Baris vs Lima Kursi: Pilihan untuk Siapa?
Kabin menjadi pembeda utama. Almaz RS Pro Hybrid dirancang sebagai SUV keluarga dengan konfigurasi tiga baris kursi yang mampu mengangkut hingga tujuh penumpang. Ini jelas menjadi nilai jual bagi konsumen yang kerap membawa keluarga besar.
Sementara itu, Mitsubishi XForce Hybrid tetap mempertahankan konfigurasi lima penumpang. Fokusnya adalah pada kenyamanan dan kepraktisan di perkotaan. Dimensi yang lebih ringkas membuat XForce lebih mudah bermanuver di jalanan sempit dan parkir.
Fitur Keselamatan dan Hiburan: ADAS Lengkap, Tapi Beda Fokus
Kedua mobil sama-sama dibekali fitur keselamatan aktif (ADAS), namun pendekatannya berbeda. Wuling Almaz RS Pro Hybrid unggul dari sisi konektivitas. Fitur seperti Wuling Indonesian Command (WIND), Internet of Vehicle (IoV), sunroof, dan kamera 360 derajat menjadi andalannya.
Mitsubishi XForce Hybrid membalas dengan Mitsubishi Safety Sensing yang mencakup Forward Collision Mitigation, Blind Spot Warning, dan Rear Cross Traffic Alert. Tambahan Active Yaw Control (AYC) dan tujuh mode berkendara memberikan pengalaman berkendara yang lebih kaya dan adaptif terhadap kondisi jalan. Sistem audio Yamaha Premium Sound juga menjadi nilai tambah.
Klaim Konsumsi BBM: XForce Lebih Irit?
Efisiensi menjadi senjata utama Mitsubishi. Pabrikan mengklaim konsumsi bahan bakar XForce Hybrid bisa mencapai sekitar 24,4 km/liter pada kondisi tertentu. Angka ini cukup impresif untuk sebuah SUV.
Wuling Almaz RS Pro Hybrid juga menawarkan konsumsi BBM yang irit berkat kombinasi mesin Atkinson dan motor listrik. Namun, hingga saat ini belum ada klaim efisiensi setinggi yang dikeluarkan Mitsubishi.
Harga Nyaris Sama, Pilihan Kembali ke Kebutuhan
Yang menarik, kedua SUV hybrid ini dipasarkan dengan harga yang nyaris identik. Kesamaan harga membuat keputusan pembelian sepenuhnya bergantung pada kebutuhan konsumen.
Jika prioritas utama adalah kabin luas dan fitur konektivitas berlimpah untuk keluarga, Wuling Almaz RS Pro Hybrid adalah pilihan tepat. Sebaliknya, jika efisiensi bahan bakar, pengalaman berkendara yang menyenangkan, dan dimensi compact lebih diutamakan, Mitsubishi XForce Hybrid layak dipertimbangkan. Keduanya adalah pilihan yang solid di segmennya masing-masing.