Pencarian

SMPN 22 Samarinda Diterjang Laporan Warga, Satgas SPMB Turun Tangan Pastikan Tak Ada Kecurangan

Senin, 13 Juli 2026 • 22:20:40 WIB
SMPN 22 Samarinda Diterjang Laporan Warga, Satgas SPMB Turun Tangan Pastikan Tak Ada Kecurangan
Tim Satgas SPMB Kota Samarinda memeriksa dokumen seleksi di SMPN 22 Samarinda untuk menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan kecurangan.

SAMARINDA — Tidak ditemukan adanya praktik kecurangan dalam pelaksanaan SPMB di SMPN 22 Samarinda. Hal itu dipastikan setelah Tim Satgas SPMB Kota Samarinda melakukan pemeriksaan ke sekolah di Jalan Pahlawan tersebut.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh proses seleksi dilakukan sepenuhnya melalui sistem. Panitia sekolah hanya menjalankan tahapan administrasi sesuai petunjuk teknis, standar operasional prosedur (SOP), dan aturan yang berlaku tanpa campur tangan dalam penentuan hasil seleksi.

Perubahan Mekanisme Seleksi yang Bikin Bingung

Keluhan yang sempat muncul di tengah masyarakat berkaitan dengan perubahan mekanisme seleksi pada sistem baru, bukan karena adanya pelanggaran dalam proses penerimaan. Perubahan paling mencolok pada SPMB tahun ini terdapat pada sistem penentuan jarak.

Jika sebelumnya menggunakan perhitungan berdasarkan rute perjalanan, kini seleksi jalur domisili dilakukan dengan mengacu pada radius garis lurus dari rumah menuju sekolah. Perubahan tersebut membuat sebagian masyarakat kebingungan karena hasil seleksi berbeda dengan perkiraan mereka.

Tanggapan Kepala Sekolah

Kepala SMPN 22 Samarinda, Febianti Violeta, menjelaskan seluruh tahapan SPMB di sekolah berjalan lancar. “Panitia tidak mengalami kendala berarti karena telah mengikuti petunjuk pelaksanaan yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya saat ditemui di SMPN 22, Senin (13/7/2026).

Febianti menambahkan, tidak sedikit calon peserta didik yang tinggal dekat sekolah justru diterima di pilihan sekolah lain. Kondisi inilah yang kemudian mendorong orang tua murid melaporkan kejadian tersebut ke Tim Satgas SPMB.

Hasil Pemeriksaan: Semua Murni Sistem

Tim Satgas SPMB Kota Samarinda datang ke SMPN 22 setelah pengumuman jalur domisili pada 29 Juni lalu. Pemeriksaan dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus memastikan proses seleksi berjalan sesuai ketentuan.

“Tidak ditemukan adanya praktik kecurangan dalam pelaksanaan SPMB di SMPN 22 Samarinda. Seluruh proses penerimaan peserta didik baru telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah,” pungkas Febianti.

Bagikan
Sumber: jurnalborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks