BERAU — Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau Andi Marewangeng menyebut pengecekan final akan dilakukan dua hari sebelum pertandingan untuk mengantisipasi kekurangan teknis. Peninjauan awal sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya, mencakup venue utama hingga ketersediaan alat layar.
Perairan Tanjung Batu dipilih karena dinilai memenuhi syarat sebagai lokasi lomba layar. Kampung tersebut berada di Kecamatan Pulau Derawan, wilayah kepulauan yang selama ini dikenal sebagai destinasi bahari Berau.
Andi menyatakan seluruh komponen pendukung pertandingan sudah dalam kondisi siap pakai. Pemeriksaan ulang tetap dijadwalkan menjelang hari pelaksanaan.
"Dua hari sebelum ini kami sudah turun ke lapangan dan memantau langsung. Semua komponen pendukung, mulai dari venue utama hingga ketersediaan alat layar, alhamdulillah sudah siap," ujar Andi.
Pengecekan final itu, menurut dia, menjadi langkah pengamanan terakhir sebelum atlet dan official dari sejumlah daerah masuk ke Tanjung Batu.
Panitia tidak membangun fasilitas penginapan baru. Rumah warga dan homestay milik masyarakat setempat akan dipakai untuk menampung peserta selama pertandingan berlangsung.
Langkah itu diambil untuk menekan belanja daerah tanpa memotong standar layanan. Dispora Berau memproyeksikan anggaran Rp 1,5 miliar dari APBD murni dan tambahan Rp 1,5 miliar dari Anggaran Biaya Tambahan, sehingga totalnya Rp 3 miliar.
"Kami berupaya melakukan efisiensi anggaran, namun pelayanan tetap harus optimal agar seluruh rangkaian acara terlaksana sukses," kata Andi.
Efisiensi juga menyentuh biaya akomodasi atlet. Anggaran penginapan hanya diproyeksikan untuk lima hari, sehingga atlet yang sudah selesai bertanding diarahkan pulang mandiri.
Porprov VIII 2026 berpusat di Kabupaten Paser. Berau tetap mengirim kontingen besar meski sebagian venue berada di wilayahnya sendiri.
Lebih dari 500 atlet akan diberangkatkan Berau untuk bertanding di 46 cabang olahraga. Cabor layar menjadi salah satu sektor yang diharapkan menyumbang prestasi sekaligus bibit atlet baru.
"Semangat kebersamaan dalam ajang ini diharapkan mampu menjaring atlet-atlet layar potensial yang nantinya siap kita dorong ke tingkat nasional," tambah Andi.
Porprov VIII Kalimantan Timur dijadwalkan berlangsung 14–27 November 2026. Selain Berau, sejumlah kabupaten dan kota lain di Kaltim menjadi lokasi pendukung sejumlah cabang olahraga.