KALIMANTAN TIMUR — Marselino Ferdinan resmi berseragam Persija Jakarta pada bursa transfer Super League 2026/2027, dengan kontrak berdurasi hingga 30 Juni 2028. Kepulangan gelandang Timnas Indonesia itu ke Tanah Air memunculkan sorotan pada estimasi pendapatannya, yang berdasarkan data Capology tercatat melampaui Dean James dan Justin Hubner.
Persija Jakarta mengumumkan perekrutan Marselino Ferdinan pada Rabu (23/9/2026). Gelandang berusia 22 tahun itu menyelesaikan petualangan di Eropa bersama KMSK Deinze di Belgia, Oxford United di Inggris, lalu masa peminjaman di AS Trencin, Slovakia.
Manajemen Macan Kemayoran tidak membeberkan nilai kontrak yang diberikan. Namun data estimasi gaji Marselino selama memperkuat Oxford United memberi gambaran soal posisinya di antara pemain Timnas Indonesia yang masih berkarier di Eropa.
Capology mencatat estimasi pendapatan Marselino sebesar £3.000 per pekan sebelum pajak pada musim 2025/2026. Dalam hitungan setahun, nominal itu setara £156.000 atau sekitar Rp3,4 miliar.
Angka tersebut menempatkan Marselino di atas dua rekannya di Timnas Indonesia. Dean James diperkirakan menerima sekitar Rp2,8 miliar per tahun, sedangkan Justin Hubner di Fortuna Sittard berada di kisaran €120.000 atau Rp2,3 miliar per tahun.
Marselino bukan pemain dengan estimasi gaji tertinggi di antara pesepak bola Indonesia yang berkarier di Eropa. Ole Romeny, rekannya di Oxford United sekaligus pemain Timnas Indonesia, tercatat memperoleh sekitar £520.000 per tahun atau setara Rp12,31 miliar.
Sejumlah nama lain seperti Kevin Diks, Emil Audero, Calvin Verdonk, dan Jay Idzes juga memiliki estimasi pendapatan lebih tinggi berdasarkan data Capology yang sama.
Soal gajinya selama di AS Trencin, tidak ada angka pasti yang tersedia. Belum diketahui apakah penghasilan Marselino selama masa peminjaman di Slovakia lebih besar atau lebih kecil dibandingkan saat membela Oxford United.
Marselino menyebut keseriusan Persija dalam membantunya mengembalikan performa terbaik menjadi pertimbangan utama. Ia menegaskan fokusnya saat ini adalah memulihkan kondisi fisik dan permainan.
"Fokus saya mengembalikan performa dan fitness saya. Persija tim yang terbaik untuk saya ke depannya," kata Marselino dalam keterangannya.
Perekrutan ini menandai kembalinya Marselino ke kompetisi domestik setelah beberapa musim menimba ilmu di Eropa. Persija berharap kehadirannya bisa mendongkrak lini tengah untuk mengarungi Super League 2026/2027.