KALIMANTAN TIMUR — Kabar ini pertama kali muncul dari media Jepang Response, yang menyebut Honda tengah mempertimbangkan produksi massal Civic Type R HRC pada 2027. Basisnya adalah Civic Type R FL5 versi facelift — generasi yang saat ini masih dijual di berbagai pasar, termasuk Indonesia lewat jalur importir umum.
Yang perlu digarisbawahi: ini bukan sekadar proyek konsep yang dipajang lalu dilupakan. Konsep Civic Type R HRC yang dipamerkan di Tokyo Auto Salon dikabarkan sedang dipakai sebagai kendaraan uji di seri balap ketahanan Super Taikyu Jepang.
HRC adalah Honda Racing Corporation, divisi balap Honda yang terlibat di Formula 1, MotoGP, dan Super GT. Pengalaman dari ajang-ajang itu yang kabarnya disuntikkan ke proyek ini.
Menurut laporan, fokus pengembangannya bukan mengejar rekor lap di Nürburgring. Honda lebih memilih peningkatan performa yang menyeluruh dan seimbang — bahasa simpelnya, mobil ini dirancang untuk tetap enak dipakai harian, bukan cuma kencang di satu sirkuit lalu menyiksa di jalan biasa.
Pengujian di Super Taikyu mencakup beberapa aspek teknis yang cukup spesifik:
Honda belum mengonfirmasi satu pun angka resmi. Tidak ada tenaga, torsi, maupun detail sasis yang dibocorkan. Yang beredar baru sebatas pernyataan bahwa konsepnya berfungsi sebagai sarana pengujian komponen berorientasi balap.
Sebagai gambaran, Civic Type R FL5 standar mengusung mesin 2.0 liter turbo empat silinder dengan tenaga di kisaran 300-an HP. Kalau HRC benar-benar menyentuh sisi mesin dan pendingin, wajar berharap ada kenaikan tenaga — meski belum ada angka yang bisa dikutip.
Yang lebih pasti: mobil ini kemungkinan besar hadir dengan jumlah terbatas. Model-model HRC sebelumnya di Jepang biasanya dijual dalam kuota kecil dan hanya untuk pasar domestik, setidaknya di tahap awal.
Kalau proyek ini jalan sesuai kabar, Civic Type R HRC bakal jadi salah satu Type R paling serius yang pernah Honda jual ke publik. Bukan versi yang dibeli orang karena stikernya, tapi karena komponennya benar-benar lahir dari lintasan balap.