IHSG Berpeluang Menguat ke 6.736-6.812, MNC Sekuritas Rekomendasikan BIPI dan HMSP

Penulis: Wendra Kusuma  •  Kamis, 10 September 2026 | 08:35:01 WIB
IHSG berpeluang menguat ke level 6.736-6.812 dengan support di 6.610 dan 6.561.

KALIMANTAN TIMUR — Meski begitu, tekanan jual yang muncul pada perdagangan sebelumnya membuat indeks rawan koreksi. Level support diperkirakan di 6.610 dan 6.561, sementara resistance di 6.705 dan 6.755.

Dua Saham yang Masuk Radar Analis

MNC Sekuritas merilis dua rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini. Keduanya memiliki karakter pergerakan yang berbeda, satu menguat dengan volume pembelian meningkat, satu lagi terkoreksi cukup dalam.

BIPI: Buy on Weakness di Rp151-Rp156

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) menguat 5,33 persen ke harga Rp158. Penguatan tersebut disertai peningkatan volume pembelian.

Namun, laju BIPI tertahan oleh MA200. Posisi saham ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.

MNC Sekuritas merekomendasikan Buy on Weakness di Rp151-Rp156, dengan target price Rp175 dan Rp186. Stoploss ditetapkan below Rp147.

HMSP: Trading Buy di Rp730-Rp740

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) terkoreksi 2,61 persen ke Rp745. Koreksi itu disertai munculnya tekanan jual dan mampu menembus MA20 serta MA200.

Selama masih mampu berada di atas 725 sebagai stoplossnya, HMSP diperkirakan sedang berada di awal wave [v] dari wave 1.

Rekomendasi untuk HMSP adalah Trading Buy di Rp730-Rp740, dengan target price Rp795 dan Rp820. Stoploss di below Rp725.

Modal Asing dan Sentimen Global

Pergerakan IHSG hari ini juga akan dipengaruhi oleh arus dana asing. Pelaku pasar mencermati apakah net buy yang terbentuk mampu menopang indeks di atas level support.

Dari sisi teknikal, pola wave yang disebut MNC Sekuritas menunjukkan indeks berada di fase penentu. Jika area 6.736-6.812 berhasil ditembus, ruang penguatan lanjutan terbuka.

Sebaliknya, kegagalan bertahan di atas support 6.610 bisa memicu koreksi lebih dalam. Investor disarankan mencermati volume transaksi dan pergerakan saham-saham berbobot besar.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top