BALIKPAPAN — Perbaikan Jalan Syarifuddin Yoes yang terdampak tanah longsor memasuki babak akhir. Meski proses pengaspalan telah tuntas, kendaraan belum bisa melintas karena tahapan verifikasi teknis dari BBPJN Kaltim masih berlangsung.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan, Rita, mengatakan pengaspalan merupakan tahapan terakhir dari pekerjaan fisik perbaikan ruas jalan tersebut. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (21/8/2026), pekerja masih melakukan sejumlah aktivitas, seperti menyiram bagian jalan yang baru diaspal.
"Sisi kanan yang menggunakan beton itu sudah selesai," ujar Rita.
Pemkot Balikpapan tidak bisa serta-merta membuka akses hanya karena pekerjaan fisik telah selesai. Status kewenangan Jalan Syarifuddin Yoes berada di bawah BBPJN Kaltim, sementara pemerintah kota hanya membantu pelaksanaan pembangunan.
"Kita lihat dulu setelah pengaspalan kapan bisa dibuka. Status kewenangan jalan ini juga ada di BBPJN Kaltim, kita hanya membantu pembangunan. Nanti diperiksa dulu oleh mereka," jelas Rita.
Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan hasil pekerjaan dan kondisi konstruksi sebelum ruas jalan kembali digunakan masyarakat luas.
Perbaikan jalan ini merupakan tindak lanjut dari investigasi BBPJN Kaltim atas kejadian tanah longsor yang memaksa ruas tersebut ditutup. Pemkot Balikpapan membiayai pekerjaan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) melalui pos Belanja Tidak Terduga (BTT).
Nilai pekerjaan diperkirakan mencapai sekitar Rp9,8 miliar. Rita mengatakan Dinas PU menyusun rencana anggaran biaya (RAB) secara simultan karena pekerjaan menggunakan skema BTT.
"Karena dia BTT, jadi kami menyusun rencana anggaran biaya (RAB) secara simultan, estimasi sekitar Rp9,8 miliar," katanya.
Pemkot Balikpapan menargetkan Jalan Syarifuddin Yoes dapat kembali dilintasi kendaraan pada 23 atau 24 Agustus 2026. Target tersebut muncul setelah Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Dinas PU meninjau langsung kondisi pekerjaan di lokasi.
"Hasil kunjungan lapangan kami dengan Dinas PU, kalau tidak ada halangan akan dibuka di tanggal 23 sampai tanggal 24. Dalam waktu dekat," ujar Kepala Dishub Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman.
Menurut Fadli, progres pekerjaan di lokasi secara umum telah mencapai 100 persen. Namun, pekerja masih harus menyelesaikan sejumlah tahapan akhir, termasuk pengaspalan, pembersihan area, dan perawatan bagian jalan yang telah diperbaiki.
Apabila akses telah dinyatakan siap dibuka, kendaraan akan langsung melintas normal dari dua arah tanpa pembatasan. "Langsung open 100 persen seperti biasanya. Sudah dua jalur," jelasnya.
Pemkot Balikpapan juga mempertimbangkan untuk merangkaikan pembukaan kembali akses Jalan Syarifuddin Yoes dengan launching Car Free Day yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Agustus 2026 di Taman Tiga Generasi.
"Mungkin akan dirangkaikan juga dengan kegiatan launching Car Free Day yang insyaallah akan dilaksanakan di tanggal 23 Agustus 2026 di Taman Tiga Generasi," tandasnya.