KALIMANTAN TIMUR — Rexus Indonesia resmi mengumumkan lini produk edisi terbatas bertajuk Rexus | Jujutsu Kaisen Special Collaboration yang akan meluncur perdana di Anime Festival Asia Indonesia (AFA ID) 2026. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung di ICE BSD City, Hall 1 dan 2, pada 15–16 Agustus 2026. Produk ini lahir dari lisensi resmi, bukan sekadar aksesori tempel, dan menyasar dua segmen sekaligus: gamer yang butuh perlengkapan harian dan kolektor yang mencari merchandise resmi.
Stephen Chendra, COO Rexus Indonesia, menegaskan bahwa kolaborasi ini dibangun di atas nilai emosional, bukan sekadar strategi pasar. "Kami ingin menciptakan pengalaman yang dapat menghubungkan performa dan passion para penggemar anime dalam satu produk," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Alih-alih merilis satu seri seragam, Rexus membagi koleksinya berdasarkan dua arc paling populer dalam serial Jujutsu Kaisen. Pendekatan ini memberi pilihan yang lebih spesifik bagi penggemar yang punya preferensi cerita berbeda.
Lini pertama, Hidden Inventory / Premature Death, menghadirkan mouse dan mousemat dengan desain yang merepresentasikan atmosfer serta karakter Satoru Gojo dan Suguru Geto. Ini pilihan menarik karena arc tersebut menyoroti masa muda kedua karakter sebelum menjadi musuh bebuyutan—bukan sekadar menampilkan wajah Gojo yang sudah ikonik.
Lini kedua, Shibuya Incident, mengambil bentuk barebone keyboard dengan dua pilihan desain keycap eksklusif. Bagi keyboard enthusiast, format barebone adalah nilai tambah: mereka bisa merakit switch dan stabilizer sesuai preferensi sendiri tanpa harus membongkar keycap bawaan yang mungkin tidak sesuai selera. Ini langkah cerdas dari Rexus untuk menarik komunitas DIY keyboard yang selama ini jarang dilirik oleh kolaborasi anime.
Pertanyaan yang selalu muncul di produk kolaborasi adalah: apakah ini sekadar barang pajangan? Rexus mengklaim seluruh produk tetap mengedepankan kualitas yang menjadi standar mereka. Artwork, pilihan warna, dan elemen desain dirancang agar merefleksikan masing-masing arc tanpa mengorbankan fungsi utama sebagai perangkat gaming harian.
Namun perlu dicatat, bahan resmi yang dirilis belum menyebutkan spesifikasi teknis detail—mulai dari sensor mouse, polling rate, hingga tipe switch yang kompatibel dengan barebone keyboard-nya. Ini yang harus dinantikan saat produk benar-benar bisa dicoba di booth AFA ID 2026. Untuk harga, belum ada angka resmi yang dibocorkan, tapi produk kolaborasi edisi terbatas biasanya dibanderol lebih tinggi dari lini reguler Rexus.
Rexus tidak sendiri dalam proyek ini. Induk perusahaannya, BUKA Retail, akan memegang kendali distribusi. CEO BUKA Retail, Aswadi, menyatakan kesiapan infrastruktur mereka untuk menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya pengunjung AFA ID 2026 yang datang ke ICE BSD City.
"Melalui jaringan distribusi kami, kami siap memastikan para gamers dan pencinta anime di Indonesia dapat mengakses koleksi terbatas ini dengan mudah, aman, dan cepat," kata Aswadi. Artinya, pembelian bisa dilakukan langsung di booth selama acara berlangsung atau lewat platform digital BUKA Retail setelahnya—meski stok edisi terbatas biasanya cepat habis di hari pertama event.
Sebagai produk kolaborasi, ada beberapa catatan yang perlu dipertimbangkan sebelum mengeluarkan uang:
Rexus | Jujutsu Kaisen Special Collaboration menjadi salah satu kolaborasi anime-gaming paling dinantikan tahun ini di Indonesia. Bagi penggemar setia Jujutsu Kaisen yang juga aktif di dunia gaming, ini kesempatan langka untuk memiliki perangkat yang memadukan keduanya. Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada spesifikasi teknis dan harga yang akan diumumkan saat peluncuran resmi di AFA ID 2026.