Polisi Amankan Terduga Pelaku Pengeroyokan di Tabang Kukar, Massa Rusak Rumah dan Bakar Warung

Penulis: Wendra Kusuma  •  Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:54:01 WIB
Tim gabungan kepolisian mengamankan terduga pelaku pengeroyokan di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara.

KUKAR — Ketegangan di Kecamatan Tabang mereda setelah tim gabungan dari Polsek Tabang, Polres Kukar, dan Subdit Jatanras Polda Kaltim menangani kasus dugaan pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang warga. Para terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolres Kukar di luar wilayah Tabang untuk proses hukum lebih lanjut.

Camat Tabang, Asmi Riyandi Elvander, membenarkan langkah pengamanan tersebut. Ia menyebut tuntutan utama massa saat berunjuk rasa adalah agar polisi mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat paling lambat 2x24 jam.

Kronologi: Dari Dugaan Kecelakaan Menjadi Amuk Massa

Peristiwa berdarah ini menimpa Ignatius, warga Desa Kampung Baru, yang meninggal dunia, dan Lewi dari Desa Bengen yang mengalami luka-luka. Awalnya, kejadian ini diduga sebagai kecelakaan, namun kemudian berkembang menjadi dugaan tindak pengeroyokan atau perkelahian.

Kemarahan warga memuncak pada Sabtu pagi. Massa bergerak mendatangi sejumlah lokasi dan melakukan perusakan rumah. Tak lama kemudian, sebuah Warung Bule Jawa di Desa Bilah Talang dibakar sekitar pukul 10.00 Wita, yang diduga menjadi titik awal mula persoalan.

Kapolres Kukar Turun Langsung ke TKP

Menanggapi eskalasi ini, Kapolres Kukar turun langsung ke Tabang pada Minggu (9/8/2026) untuk memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP). Penanganan kasus melibatkan Unit Reskrim Polsek Tabang, Satreskrim Polres Kukar, hingga Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim.

Pihak kecamatan masih menunggu rilis resmi dari kepolisian terkait jumlah dan identitas pasti para terduga pelaku. Hal ini untuk menghindari simpang siur informasi di tengah masyarakat yang masih diliputi emosi.

Seruan Syaharie Jaang: Jangan Main Hakim Sendiri

Ketua Dewan Pembina Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (Kaltim) sekaligus Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kaltim, Syaharie Jaang, menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Ignatius. Ia juga mendoakan kesembuhan bagi Lewi yang masih dirawat di rumah sakit.

Mantan Wali Kota Samarinda ini secara tegas mengimbau seluruh warga di Desa Kampung Baru, Desa Bengen, dan Kecamatan Tabang untuk tidak terpancing emosi.

“Saya mengajak dan mengimbau kepada keluargaku semua yang berada di Desa Kampung Baru Tabang dan juga Desa Bengen Tabang, dan secara umum yang berada di Kecamatan Tabang, untuk kita bersama-sama menjaga kondisi yang kondusif di daerah kita,” ujar Syaharie, Minggu (9/8/2026).

Syaharie meminta masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara cepat dan transparan. Ia menegaskan agar tidak ada tindakan main hakim sendiri yang justru memperkeruh suasana.

Kondisi Berangsur Kondusif, Warga Diminta Tak Sebar Hoaks

Seiring diamankannya para terduga pelaku, situasi di Desa Bilah Talang dan Desa Sidomulyo kini dilaporkan mulai mereda. Pemerintah Kecamatan Tabang bersama kepala desa dan kepala adat terus berkoordinasi untuk menjaga ketenangan.

Masyarakat diminta menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pihak berwenang memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan dan pelaku akan dijerat sesuai hukum yang berlaku.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: jurnalborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top