Pelindo Regional 2 Jambi Gelar Simulasi Bom dan Pemadaman Api, Gegana Brimob Terjun Langsung

Penulis: Wendra Kusuma  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 10:56:01 WIB
Simulasi penanganan bom dan pemadaman api digelar Pelindo Regional 2 Jambi bersama tim Gegana Brimob Polda Jambi.

KALIMANTAN TIMUR — Simulasi yang mengusung tema Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) ini bukan sekadar formalitas. Pelindo Regional 2 Jambi sengaja menghadirkan tim Gegana untuk melatih respons nyata di lapangan, sekaligus mengevaluasi efektivitas prosedur pengamanan yang selama ini berjalan.

Menguji Ketangguhan Tim Tanggap Darurat

General Manager Pelindo Regional 2 Jambi, Febrianto Zenny Sulistyo Hari Murti, menegaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi uji nyata penerapan prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC) di lingkungan pelabuhan.

"Melalui drill ini, kami melatih kesiapan Tim Tanggap Darurat dalam menghadapi kondisi darurat yang sesungguhnya," ujar Febrianto di Jambi, Kamis.

Ia menambahkan, simulasi menjadi sarana menguji efektivitas SOP pengamanan sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pekerja bahwa keselamatan dan keamanan adalah tanggung jawab bersama. Skenario yang diuji mencakup penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga prosedur penanganan awal benda mencurigakan.

Gegana Beri Pembekalan Intensif Penjinakan Bom

Bagian paling krusial dari simulasi ini adalah pembekalan langsung dari Subden 2 Jibom Sat Brimob Polda Jambi. Kasubden 2 Jibom AKP Yudianto bersama Ipda Suwandi memperkenalkan jenis-jenis ancaman bom, prinsip dasar penanganan, dan langkah awal yang harus diambil saat menemukan paket mencurigakan.

Materi yang diberikan dirancang praktis, sehingga bisa diterapkan tidak hanya di lingkungan pelabuhan tetapi juga oleh masyarakat umum. Kehadiran Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jambi, Kompol Ginda J. Silalahi, beserta jajarannya menunjukkan keseriusan sinergi antara operator pelabuhan dan aparat keamanan.

Seluruh unsur yang terlibat, mulai dari KSOP Kelas III Talang Duku, KSKP, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Jambi, hingga jajaran Pelindo Group seperti PT Pelabuhan Tanjung Priok dan PT IPC Terminal Petikemas, diuji kecepatan respons dan koordinasi lintas instansinya.

Evaluasi Jadi Dasar Perbaikan SOP

Hasil dari simulasi ini tidak berhenti di lapangan. Pelindo Regional 2 Jambi akan menjadikan temuan evaluasi sebagai bahan penyempurnaan prosedur, agar setiap personel mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi saat menghadapi kondisi darurat yang sesungguhnya.

Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat budaya HSSE sebagai fondasi pelabuhan yang aman, tangguh, dan andal. Sinergi antara operator, aparat keamanan, dan regulator diharapkan semakin memperkuat sistem keamanan kawasan pelabuhan secara menyeluruh.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top