Polres Penajam Paser Utara Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Pantai Nipah-Nipah Peringati Hari Bhayangkara ke-80

Penulis: Wendra Kusuma  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 21:34:31 WIB
Personel Polres Penajam Paser Utara menanam 1.000 bibit mangrove di Pantai Nipah-Nipah.

PENAJAM — Ratusan personel kepolisian dan warga bergerak menyusuri lumpur dan genangan air laut di Pantai Nipah-Nipah, Jumat. Satu per satu bibit bakau ditancapkan ke tanah berlumpur sebagai bentuk komitmen menjaga lingkungan pesisir Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kepala Polres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menyebut penanaman mangrove ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan wilayah pesisir.

Benteng Alami Lawan Abrasi

Pohon bakau memiliki peran vital dalam menahan gelombang laut dan mencegah abrasi. Selain itu, ekosistem mangrove menjadi habitat berbagai biota laut yang menopang kehidupan masyarakat pesisir setempat.

"Menanam adalah langkah awal, menjaga dan merawat adalah tanggung jawab bersama agar mangrove yang ditanam hari ini menjadi warisan hijau bermanfaat bagi generasi mendatang," ujar Andreas Alek Danantara usai kegiatan.

Hari Bhayangkara Jadi Momentum Aksi Nyata

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai seremoni. Polres Penajam Paser Utara memanfaatkannya untuk menghadirkan manfaat langsung bagi warga melalui aksi sosial dan pelestarian lingkungan.

Penanaman 1.000 bibit mangrove diharapkan mampu menciptakan kawasan hijau baru di pesisir yang dapat menjadi warisan berharga. Kapolres menekankan komitmen Polri dalam menjaga kelestarian alam, khususnya melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan.

Langkah Kecil, Dampak Besar bagi Pesisir

Keberadaan mangrove di Pantai Nipah-Nipah dinilai strategis mengingat kawasan ini berada di jalur pesisir yang rawan tergerus ombak. Dengan perawatan berkelanjutan, ribuan bibit yang ditanam hari ini diharapkan tumbuh menjadi benteng alami yang kokoh.

"Kegiatan ini adalah wujud nyata bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam urusan keamanan, tetapi juga peduli terhadap lingkungan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat mangrove ini agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan," tambah Andreas.

Aksi tanam mangrove ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial yang digelar Polres Penajam Paser Utara menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Sebelumnya, jajaran Polres juga telah melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan bagi warga sekitar.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top