Pencarian

Apple Uji Coba Chip DRAM CXMT untuk iPhone China, Harga Komponen Makin Mahal Jadi Alasan

Kamis, 09 Juli 2026 • 01:48:01 WIB
Apple Uji Coba Chip DRAM CXMT untuk iPhone China, Harga Komponen Makin Mahal Jadi Alasan
Apple mulai uji coba chip DRAM produksi CXMT untuk iPhone yang dijual di China.

KALIMANTAN TIMUR — Apple terus mendorong penggunaan komponen dari pemasok China yang sebelumnya diblokir. Setelah sebelumnya melobi pemerintah AS, kini perusahaan asal Cupertino itu dikabarkan sudah memasuki tahap pengujian chip memori DRAM dari CXMT (ChangXin Memory Technologies). Informasi ini disampaikan oleh The Financial Times dengan mengutip dua sumber yang mengetahui langsung masalah tersebut.

Pengujian ini menyasar perangkat yang dijual di China. CXMT sendiri masuk dalam daftar hitam Departemen Pertahanan AS karena dianggap memiliki kaitan dengan Tentara Pembebasan Rakyat China.

Mengapa Apple Nekat Gunakan Pemasok China yang Diblokir?

Alasan utamanya adalah tekanan biaya. Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal beberapa waktu lalu, Tim Cook menyebut kenaikan harga chip memori di pasar membuat Apple tidak punya pilihan selain menaikkan harga jual produk. Cook bahkan secara terbuka meminta AS mempertimbangkan kembali pembatasan akses ke perusahaan China yang bisa membantu meredakan tekanan pasokan.

"Saya pikir semua hal harus ada di meja," ujar Cook saat ditanya apakah pembatasan itu perlu dilonggarkan, dikutip dari The Wall Street Journal. "Kita harus melihat semua rantai pasokan."

Dari NAND ke DRAM: Ekspansi Bertahap Apple ke Pemasok China

Upaya Apple merangkul pemasok China sebenarnya sudah berlangsung lama. Pada 2022, The Financial Times melaporkan Apple tengah mengevaluasi chip NAND dari YMTC (Yangtze Memory Technologies) untuk iPhone yang dijual di China. Saat itu, rencana tersebut langsung mendapat peringatan keras dari anggota parlemen AS. Sekelompok senator bipartisan bahkan mendesak pemerintahan Biden untuk memblokir YMTC karena dugaan pelanggaran kontrol ekspor.

Kini Apple kembali menempuh jalur serupa, tapi dengan produk yang berbeda: chip DRAM dari CXMT. Selain CXMT, Apple juga dikabarkan tengah menjajaki kerja sama dengan YMTC. Situasi kali ini berbeda karena tekanan biaya lebih besar. Dengan harga memori yang melonjak dan Apple sudah menaikkan harga di beberapa lini produk, argumen untuk mendapatkan persetujuan jadi lebih kuat—terutama jika chip tersebut hanya dipakai untuk perangkat yang dijual di China.

Risiko Politik dan Dampak ke Pesaing AS

Kekhawatiran utama dari anggota parlemen AS adalah penggunaan pemasok seperti YMTC atau CXMT bisa memperkuat kompetitor yang didukung subsidi pemerintah China. Hal ini dinilai bisa semakin melemahkan daya saing perusahaan AS di sektor semikonduktor.

Hingga berita ini diturunkan, Apple belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil pengujian chip DRAM CXMT. Keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah AS, yang harus mempertimbangkan antara kepentingan pasokan dan keamanan nasional.

Bagikan
Sumber: 9to5mac.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks