KALIMANTAN TIMUR — Kimi Antonelli memastikan gelar juara dunia Formula 1 2026 setelah finis ketiga di Grand Prix Meksiko, Senin (2/11/2026) pagi WIB. Pembalap Mercedes itu menjadi kampiun termuda dalam sejarah F1 pada usia 20 tahun 68 hari, mematahkan rekor Sebastian Vettel dengan selisih tiga tahun 67 hari.
Autodromo Hermanos Rodriguez menjadi saksi pengukuhan Antonelli meski ia tak memenangi balapan. Max Verstappen keluar sebagai pemenang seri, disusul Lewis Hamilton di posisi kedua, sementara Antonelli melengkapi podium di urutan ketiga.
Hasil itu sudah cukup untuk mengunci titel. Secara matematis, gelar Antonelli baru terancam jika George Russell atau Hamilton memenangi lomba — dengan catatan ia finis kesembilan bila Russell menang, atau kesepuluh jika Hamilton yang terdepan.
Antonelli menjalani stint pertama dengan disiplin di posisi keempat, membuntuti Charles Leclerc, Verstappen, dan Hamilton. Ketika para pembalap di depan masuk pit, ia sempat mengambil alih pimpinan lomba.
Keputusan pit stop satu lap sebelum safety car keluar menjadi momen krusial. Lomba sempat terhenti setelah Valtteri Bottas mengalami kecelakaan pada lap ke-45 akibat masalah suspensi depan saat pengereman menuju Tikungan 1.
Insiden pembalap Cadillac itu awalnya memunculkan safety car, sebelum race director mengibarkan bendera merah karena perbaikan pembatas lintasan membutuhkan waktu.
Persaingan di barisan depan memanas setelah restart. Leclerc mengalami penguncian roda depan kiri ketika Verstappen dan Hamilton bertarung memperebutkan posisi terdepan, dan Antonelli memanfaatkan celah itu untuk melewati Leclerc pada awal lap berikutnya.
Momen pengukuhan gelar berlangsung emosional. Antonelli sempat terisak dan kesulitan berbicara ketika tim menyampaikan kepastian gelar melalui radio.
"Terima kasih banyak. Kita berhasil. Kita berhasil," kata Kimi, seperti dikutip dari BBC.
Raihan ini menempatkan Antonelli sebagai pembalap Italia pertama yang menjuarai F1 sejak Alberto Ascari pada 1953. Rekor usia yang ia pecahkan sebelumnya dipegang Vettel, dengan selisih tiga tahun 67 hari.
Gelar 2026 menjadi titel pertama Antonelli di ajang Formula 1, diraih tanpa satu pun kemenangan seri sepanjang musim. Konsistensi finis di posisi atas menjadi fondasi utamanya menutup musim sebagai juara dunia.