Bupati Kukar Lepas 2.000 Atlet ke Lima Ajang Olahraga Kaltim, Bonus Medali Emas Minimal Rp 50 Juta

Penulis: Zaki Mubarak  •  Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32:01 WIB
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri melepas kontingen atlet untuk lima ajang olahraga daerah Kaltim.

TENGGARONG — Kontingen Kutai Kartanegara diterjunkan ke lima event sekaligus dalam kalender olahraga daerah Kaltim. Selain Porprov VIII, atlet Kukar juga tampil di Porprov IV KORPRI, Peparprov V, Forda II, dan Porwada Kaltim 2026.

Bupati Aulia Rahman Basri menyatakan persiapan kontingen sudah dipantau langsung. Ia menilai skuad Kukar siap bersaing di semua cabang yang diikuti.

Lima Ajang yang Diikuti Kontingen Kukar

  • Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII
  • Porprov IV Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)
  • Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V
  • Festival Olahraga Rekreasi Daerah (Forda) II
  • Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kaltim 2026

Menurut Aulia, persiapan atlet Kukar sudah berjalan matang. Ia memasang target juara umum di seluruh ajang tersebut.

"Kami berharap dengan persiapan yang telah dilakukan oleh teman-teman atlet Kukar yang sudah kami lihat secara langsung, semuanya sudah sangat matang. Kami yakin dan percaya Kukar bisa menjadi juara umum di seluruh ajang yang telah saya sebutkan tadi," ujar Aulia.

Bonus Emas Porprov Sebelumnya Rp 50 Juta

Pemkab Kukar berkomitmen memberi bonus kepada atlet peraih medali. Aulia menegaskan kondisi keuangan daerah dan kebijakan efisiensi tidak akan menghapus penghargaan bagi atlet berprestasi.

Besaran bonus minimal mengacu pada nominal periode sebelumnya. Pemerintah daerah juga membuka peluang menyamakan nilai bonus bila ada daerah lain yang memberi penghargaan lebih tinggi.

"Sebagai gambaran, pada Porprov sebelumnya bonus untuk peraih medali emas sebesar Rp50 juta. Nantinya, hal ini akan kita diskusikan bersama para ketua organisasi olahraga," terang Aulia.

Ia meminta atlet tidak khawatir soal isu bonus dipangkas, terlambat disalurkan, atau tidak diberikan. Pemerintah daerah ingin kontingen fokus menghadapi pertandingan tanpa beban penghargaan.

"Kami pastikan bonus untuk para atlet tidak akan terpotong atau terpengaruh oleh isu efisiensi maupun keterlambatan pembayaran dan penyaluran anggaran. Kami pastikan bonus atlet tetap menjadi prioritas," tandasnya.

Diskusi Bonus Menunggu Ketua Organisasi Olahraga

Nominal final bonus belum ditetapkan. Aulia menyebut pembahasan akan dilakukan bersama para ketua organisasi olahraga setelah ajang bergulir.

Yang pasti, menurut Aulia, persoalan bonus tidak boleh menjadi penghalang atlet Kukar untuk berprestasi. "Yang pasti, kami menginginkan agar persoalan bonus tidak menjadi penghalang bagi atlet-atlet kita untuk berprestasi," timpalnya.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: seputarfakta.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top