Kaltim Tak Masuk Daftar Prioritas Karhutla Nasional, Ketua PJI Kaltim Apresiasi Pemprov, TNI, dan Polri

Penulis: Zaki Mubarak  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:32:31 WIB
Ketua PJI Kaltim, Jerison Togelang, mengapresiasi kinerja Pemprov Kaltim, TNI, dan Polri dalam penanganan karhutla.

BALIKPAPAN — Lima provinsi yang kini menjadi fokus penanganan karhutla adalah Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi, dan Kalimantan Barat. Riau dikeluarkan dari daftar karena tidak ada lagi pemunculan titik api.

Jerison Togelang, yang akrab disapa Bucek, menilai capaian Kaltim lahir dari kerja bersama lintas instansi. Menurutnya, kolaborasi itu berdampak langsung ke masyarakat lewat berkurangnya asap dan gangguan kesehatan.

Riau Keluar dari Daftar, Lima Provinsi Masih Jadi Prioritas

Kristomei menyampaikan hal itu kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna Kabinet Merah Putih di Halaman Tengah Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (23/10/2026).

"Awalnya enam provinsi, Bapak, tapi di Riau sudah kami keluarkan karena di Riau tidak ada pemunculan titik api lagi, sehingga ada lima provinsi prioritas hari ini Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi, dan Kalimantan Barat," kata Kristomei, dikutip dari siaran langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dua provinsi yang masih menunjukkan kenaikan, kata Kristomei, adalah Sumatera Selatan dan Jambi. Namun kenaikannya belum signifikan.

"Dan untuk yang mengalami kenaikan, Bapak, itu adalah di Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi hari ini, Pak, tapi tidak terlalu signifikan," ujarnya.

BNPB Perbaiki Metode Hitung Karhutla Sejak 15 Oktober 2026

Sejak dilantik pada 15 Oktober 2026, Kristomei menyatakan BNPB memperbaiki metode penghitungan karhutla dengan citra satelit. BNPB juga terus berkoordinasi dengan BMKG.

Kristomei bersama Kepala Staf TNI Angkatan Darat meninjau langsung operasi di Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Operasi modifikasi cuaca dengan penyemaian dry ice berjalan sejak 20 Oktober 2026. Sebanyak 3.900 kilogram es kering disemai melalui lima sorti, dengan 800 kilogram di antaranya untuk Sumatera Selatan dalam satu sorti.

Kristomei mengklaim operasi itu diikuti turunnya PM2,5 dan naiknya jarak pandang di Palembang. Ia tidak merinci periode pengukuran, sumber data, maupun besaran penurunan PM2,5.

"Sehingga ada penurunan PM, PM 2,5 turun. Kemudian jarak pandang atau visibility dari di Palembang saya bisa dari 700 meter menjadi 7.000 meter, Bapak," katanya.

PJI Kaltim: Kabar Baik, tapi Bukan Alasan Berpuas Diri

Jerison menyebut posisi Kaltim di luar daftar prioritas sebagai hasil kerja keras banyak pihak. Ia menyoroti peran pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta TNI dan Polri yang selama ini bersiaga mencegah dan menangani karhutla.

"Ini kabar baik bagi kita semua. Kami mengapresiasi kerja keras pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta TNI dan Polri yang selama ini bersiaga mencegah dan menangani karhutla di Kaltim," ujar Jerison.

Meski begitu, Jerison meminta semua pihak tidak lengang. Kewaspadaan dan pencegahan harus terus dijaga, termasuk kesadaran warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Kaltim aman dari daftar prioritas itu kabar baik, tapi bukan alasan untuk berpuas diri. Api kecil hari ini bisa jadi bencana besok. Mari kita jaga bersama, jangan bakar lahan, karena hutan Kaltim adalah titipan untuk anak cucu kita," tegas Bucek.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: penasatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top