JAKARTA — Rakornas TPAKD mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan sektor keuangan untuk memperkuat pemerataan akses keuangan masyarakat. Tema yang diusung "Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia".
Di tengah forum itu, Presiden Prabowo menyapa sejumlah kepala daerah. Nama Seno Aji disebut, namun kursi Wakil Gubernur Kaltim itu kosong.
"Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji," ujar Prabowo. Tidak ada jawaban dari arah kursi yang dimaksud.
Presiden langsung meminta ada yang mencatat ketidakhadiran tersebut. Permintaan itu disambut tawa hadirin.
"Waduh, catat yah, uang jalannya dikembalikan," canda Presiden Prabowo yang disambut riuh tawa peserta rapat.
Dalam sambutannya, Presiden menilai pembentukan TPAKD di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota pada akhir 2024 sebagai capaian kelembagaan. Menurut dia, hal itu perlu dihargai dan dibanggakan.
"Ini suatu pencapaian kelembagaan yang perlu kita hargai dan kita banggakan," katanya.
Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada pihak yang berkontribusi membangun kelembagaan tersebut. Otoritas Jasa Keuangan, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia disebutnya sebagai pihak yang bekerja membangun TPAKD di seluruh daerah.
Presiden turut menyoroti kehadiran perwakilan penerima manfaat dari beragam kelompok masyarakat. Kehadiran mereka disebut menggambarkan jangkauan akses keuangan yang menyentuh berbagai sektor pekerjaan.
"Saya juga mendapat laporan ada perwakilan penerima manfaat dari berbagai sektor, dari pengemudi online, petani, nelayan, pedagang, dan juga dari para santri," tandasnya.
Jajaran Pemprov Kaltim belum memberi keterangan resmi soal absennya Seno Aji dari forum tersebut. Rakornas TPAKD sendiri menjadi ajang koordinasi pusat-daerah dalam memperluas layanan keuangan bagi masyarakat di daerah.