KALIMANTAN TIMUR — OnePlus Turbo Pro dirumorkan meluncur di China akhir tahun ini dengan layar 6,78 inci 1,5K ber-refresh rate 185Hz dan kamera utama 200 megapiksel. Baterainya diklaim mencapai 10.000 mAh, angka yang jauh di atas rata-rata ponsel flagship saat ini. Jika benar, perangkat ini menyasar pengguna yang menuntut daya tahan ekstrem dan performa gaming tinggi.
Bocoran terbaru menyebut OnePlus tengah menyiapkan Turbo Pro sebagai penerus lini Turbo yang dikenal agresif di segmen performa. Rumor ini beredar menjelang peluncuran yang disebut bakal berlangsung di pasar Tiongkok pada penghujung tahun.
Angka 185Hz menjadi salah satu klaim paling mencolok. Sebagai perbandingan, mayoritas ponsel gaming di pasar saat ini masih berkisar 144Hz hingga 165Hz. Refresh rate lebih tinggi membuat animasi dan pergerakan kamera di game terasa lebih halus, meski konsumsi dayanya ikut naik.
Sensor 200 megapiksel memungkinkan pengguna memotong gambar tanpa kehilangan detail berarti, asalkan didukung pemrosesan gambar yang mumpuni. OnePlus sendiri belum memberikan konfirmasi resmi soal spesifikasi maupun jadwal peluncuran.
Baterai 10.000 mAh adalah klaim yang paling menarik perhatian. Kapasitas sebesar itu biasanya hanya ditemukan di ponsel tangguh atau tablet, bukan di perangkat dengan chipset flagship. Jika terealisasi, Turbo Pro berpotensi menjadi salah satu ponsel dengan daya tahan paling lama di kelasnya.
Lini Turbo selama ini diposisikan sebagai perangkat dengan rasio performa terhadap harga yang tinggi, terutama untuk pasar Tiongkok. Kehadiran Snapdragon 8 Gen 5 Pro menempatkan Turbo Pro di segmen atas, bersaing dengan ponsel gaming dan flagship kelas menengah premium.
Belum ada informasi soal harga, varian RAM dan penyimpanan, maupun kemungkinan masuk ke pasar Indonesia. OnePlus juga belum merilis tanggal resmi peluncuran.
Ponsel ini paling relevan bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai panjang dan layar responsif untuk gaming, ketimbang bobot ringan atau desain tipis. Perlu dicatat, kapasitas baterai 10.000 mAh umumnya berbanding lurus dengan bobot perangkat yang lebih berat.
Karena statusnya masih rumor, sebaiknya tunggu konfirmasi resmi OnePlus sebelum menjadikan Turbo Pro sebagai kandidat pembelian. Bocoran awal sering kali berbeda dari produk final, terutama soal kapasitas baterai dan ketersediaan pasar.