BONTANG — Manajemen RSUD Taman Husada menyiapkan sejumlah infrastruktur pendukung sebelum kebijakan parkir berbayar diberlakukan. Pemasangan palang parkir tambahan untuk roda empat, pengaturan jalur keluar-masuk, hingga penataan area parkir roda dua dan empat tengah dikebut agar penerapan awal November 2026 berjalan lancar.
Kepala Bagian Umum dan SDM RSUD Taman Husada, Muhammad Hatta, menyebut skema tarif mengacu pada Peraturan Daerah dan Peraturan Wali Kota yang berlaku. Tarif bersifat flat tanpa hitungan progresif, sehingga kendaraan yang parkir lama tidak dikenakan biaya tambahan.
"Tarif yang direncanakan Rp2.000 untuk motor dan Rp3.000 untuk mobil, masing-masing untuk satu kali masuk hingga kendaraan meninggalkan kawasan rumah sakit," ujar Hatta, Jumat (9/10/2026).
Direktur RSUD Taman Husada Bontang, Suhardi, menegaskan kendaraan yang hanya mengantar atau menjemput pasien tidak otomatis dikenakan biaya. Ojek online yang menurunkan atau mengangkut penumpang juga masuk kategori yang ditoleransi.
Durasi toleransi masih dalam pembahasan manajemen agar aturan tidak disalahgunakan pihak yang tidak berkepentingan.
"Tidak semua kendaraan yang masuk otomatis kena biaya. Bentuk toleransinya masih kami bahas agar tidak menimbulkan permasalahan di lapangan," jelas Suhardi.
Kebijakan parkir berbayar wajib diterapkan karena merupakan temuan Badan Pemeriksa Keuangan. RSUD dibangun menggunakan dana pemerintah, sehingga potensi retribusi parkir harus dimaksimalkan sebagai sumber pendapatan daerah.
Untuk memperlancar arus kendaraan, pola akses diubah. Pintu atas akan ditutup dan kendaraan diarahkan masuk melalui pintu bawah. Jalur di dalam kompleks tetap diatur agar kendaraan bisa menjangkau parkiran atas maupun bawah.
Hasil penarikan parkir akan diserahkan ke Badan Pendapatan Daerah setiap pukul 14.00 WITA. Khusus akhir pekan, setoran Sabtu dan Minggu direkap dan diserahkan pada hari Senin.
"Jika sarana pendukungnya lengkap, awal November sudah bisa jalan," tandas Suhardi.
Manajemen belum merinci berapa potensi pendapatan harian dari retribusi parkir RSUD Taman Husada. Warga Bontang yang biasa mengantar keluarga berobat ke rumah sakit ini perlu menyiapkan uang tunai atau metode pembayaran lain begitu kebijakan berlaku.