KALIMANTAN TIMUR — Kabar itu disampaikan Netflix lewat pengumuman resmi akhir pekan lalu. Penggarapan "Scooby-Doo: Origins" berlangsung di Atlanta, lokasi yang sama dengan produksi Netflix lain seperti "Stranger Things" dan "His & Hers".
Serial ini diposisikan sebagai reimajinasi modern dari kelompok remaja pemecah misteri dan anjing istimewa mereka. Versi live-action ini menandai pertama kalinya karakter Scooby-Doo diperankan oleh Great Dane sungguhan sepanjang sejarah waralaba yang dimulai sejak 1969.
Logline resmi serial menggambarkan "Scooby-Doo: Origins" sebagai kisah musim panas terakhir para sahabat di sebuah kamp. Shaggy dan Daphne terlibat dalam misteri yang menghantui seputar anak anjing Great Dane yang hilang dan kesepian.
Anjing itu diduga menjadi saksi sebuah pembunuhan supranatural. Bersama Velma, warga kota yang pragmatis dan ilmiah, serta Freddy, anak baru yang aneh namun tampan, mereka berusaha memecahkan kasus yang menarik masing-masing ke dalam mimpi buruk mengerikan.
Misteri tersebut mengancam membuka semua rahasia pribadi mereka. Pendekatan ini memberi nuansa lebih gelap dibanding versi kartun Scooby-Doo yang dikenal generasi sebelumnya.
McKenna Grace didapuk sebagai Daphne Blake, Tanner Hagen sebagai Shaggy Rogers, Abby Ryder Fortson sebagai Velma Dinkley, dan Maxwell Jenkins sebagai Fred Jones. Pemeran pendukungnya mencakup Paul Walter Hauser, Rusty Schwimmer, Peter Macon, Jona Xiao, Dani Deetté, hingga André Benjamin dan Cathy Moriarty.
Josh Appelbaum dan Scott Rosenberg, yang sebelumnya menggarap "High Fidelity" dan "Everything Sucks!", bertindak sebagai showrunner sekaligus penulis. Keduanya memproduseri eksekutif bersama Toby Haynes.
Greg Berlanti, Sarah Schechter, dan Leigh London Redman turut memproduseri eksekutif lewat Berlanti Productions berdasarkan kesepakatan dengan Warner Bros. Television. Nama André Nemec, Jeff Pinkner, dan Adrienne Erickson melengkapi jajaran produser eksekutif via Midnight Radio.
Penonton sudah mendapat gambaran pertama proyek ini pada awal 2026. Netflix belum merinci tanggal pasti perilisan selain memastikan slot 2027 untuk pasar global, termasuk Indonesia.
Waralaba Scooby-Doo sendiri sudah melewati berbagai format, dari serial animasi, film layar lebar, hingga versi live-action era 2000-an. Kehadiran Great Dane asli di "Scooby-Doo: Origins" menjadi nilai jual tersendiri di tengah persaingan konten streaming yang makin ketat.