SAMARINDA — Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji memberikan apresiasi atas konsistensi King Club Samarinda (KCS) yang berhasil mempertahankan eksistensinya selama 20 tahun. Menurutnya, capaian tersebut bukan hal kecil bagi sebuah komunitas berbasis hobi, terlebih mampu memberikan dampak positif bagi anggota dan masyarakat sekitar.
"Dua puluh tahun merupakan hal yang membanggakan. Saya mengapresiasi kegiatan ini," ujar Seno Aji di hadapan ratusan peserta perayaan yang berlangsung di Jalan HM Ardans, Samarinda.
Di sela-sela sambutannya, Seno Aji melontarkan candaan khasnya mengenai transformasi citra pengguna Yamaha RX-King. Ia mengingatkan bagaimana motor legendaris ini pernah identik dengan stigma negatif di masa lalu.
"Dulu, klub motor RX-King merupakan raja jalanan dan identik dengan sesuatu yang negatif, seperti copet. Tapi sekarang para anggota klub sudah menjadi syariah. Kita sudah berubah. Alhamdulillah, para pemilik motor RX-King sudah bertobat," candanya yang langsung disambut gelak tawa peserta.
Di balik candaan tersebut, Seno Aji melihat potensi besar komunitas otomotif untuk berkontribusi pada pembangunan daerah. Ia secara khusus mengajak anggota KCS dan Yamaha RX-King Indonesia (YRKI) Kaltim menjadikan agenda touring sebagai sarana promosi wisata.
"Nanti mari kita touring. Ke Bontang, Kutai Timur, atau Berau. Bersama-sama kita mempromosikan wisata di Kaltim," ajaknya.
Menurut Seno Aji, kegiatan touring bukan sekadar ajang silaturahmi antaranggota. Lebih dari itu, perjalanan lintas kota bisa menjadi media efektif untuk memperkenalkan destinasi wisata, kuliner, serta potensi daerah yang dilalui kepada masyarakat luas.
Dengan jumlah anggota yang kini mencapai sekitar 600 orang, KCS dinilai telah membuktikan kapasitasnya untuk bertahan dan berkembang. Seno Aji berharap komunitas ini terus memperluas keanggotaan serta meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Saya doakan KCS senantiasa lebih sukses, lebih maju, dan lebih banyak anggotanya. Saat ini sudah beranggotakan sekitar 600 orang. KCS salah satu organisasi yang patut kita contoh. Sudah 20 tahun berdiri dan terus berkembang untuk memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat," imbuhnya.
Perayaan dua dekade KCS ini turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kaltim M Faisal, Ketua Harian IMI Kota Samarinda Rizal Marlian, serta jajaran pengurus YRKI Kaltim. Antusiasme terlihat dari kehadiran anggota komunitas yang datang dari luar provinsi, termasuk Sulawesi, Banjarmasin, hingga Jawa Barat.
Momentum ini diharapkan menjadi titik penguatan peran komunitas otomotif, tidak hanya dalam kegiatan sosial tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mempromosikan pariwisata dan mendukung pembangunan daerah.