SAMARINDA — Posisi China sebagai pangsa pasar terbesar komoditas Kalimantan Timur tidak tergeser sepanjang 2025, meskipun nilai ekspornya terkoreksi. Berdasarkan publikasi Statistik Ekspor 2025 yang dirilis BPS Provinsi Kaltim, total nilai FOB pengiriman barang ke China mencapai US$6,89 miliar dengan berat bersih 107 miliar kilogram.
Penurunan juga dialami sejumlah negara tujuan utama lainnya. India yang menempati posisi kedua membukukan nilai ekspor US$3,02 miliar, sementara Filipina dan Jepang masing-masing mencatatkan US$1,64 miliar dan US$1,63 miliar.
BPS Kaltim menyebut dinamika harga komoditas global menjadi pemicu utama terkoreksinya kinerja ekspor daerah ini. Komoditas unggulan seperti minyak kelapa sawit, batu bara, dan hasil perkebunan menghadapi tekanan harga di pasar internasional sepanjang tahun lalu.
Meski demikian, pergerakan nilai ekspor Kaltim sepanjang 2025 tercatat sangat fluktuatif. Puncaknya terjadi pada Desember ketika nilai FOB menyentuh US$2,28 miliar dalam satu bulan.
Berikut sepuluh negara dengan nilai FOB ekspor terbesar dari Kalimantan Timur sepanjang 2025:
Nilai ekspor ke Korea Selatan juga mengalami penurunan signifikan. Pada 2024, pengiriman ke negara tersebut mencapai US$1,11 miliar, namun tahun lalu hanya tercatat US$922 juta dengan berat bersih 9 miliar kilogram.
Menariknya, Bangladesh mencatatkan berat bersih yang cukup besar, mencapai 11 miliar kilogram, meskipun nilai ekspornya berada di angka US$866 juta. Hal ini mengindikasikan perbedaan jenis komoditas yang dikirim ke masing-masing negara, di mana volume besar belum tentu sebanding dengan nilai jual tinggi.
Free On Board (FOB) merupakan nilai barang ekspor yang dihitung di atas kapal di pelabuhan tempat barang dimuat. Seluruh biaya barang, pajak ekspor, biaya angkut, biaya muat, hingga biaya penyusunan barang di atas kapal ditanggung oleh eksportir. Adapun risiko kerusakan di laut dan asuransi perjalanan menjadi tanggungan pembeli.
Data lengkap mengenai statistik ekspor Kalimantan Timur 2025 dapat diakses melalui laman resmi BPS Provinsi Kaltim.