Sebanyak 11 unit rumah di kawasan Dahor II, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, ludes dilalap api pada Kamis pagi. Peristiwa ini memaksa sekitar 20 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan mengungsi ke rumah kerabat serta tenda darurat.
BALIKPAPAN — Kebakaran melanda permukiman padat di kawasan Dahor II, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, Kamis pagi. Api menghanguskan 11 unit rumah yang sebagian besar merupakan bangunan kayu dengan posisi saling berhimpitan, membuat puluhan warga kehilangan tempat tinggal.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan menerima laporan kejadian sekitar pukul 09.10 WITA. Sekitar 20 kepala keluarga terdampak dan terpaksa mengungsi ke rumah kerabat serta tenda darurat yang didirikan di lokasi kejadian.
Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman Ali menyatakan pihaknya mengerahkan 15 unit armada pemadam kebakaran yang berasal dari enam pos. Proses pemadaman dilakukan dari dua sisi untuk memutus jalur rambatan api yang cepat menjalar ke bangunan-bangunan kayu di sekitar lokasi.
Upaya pemadaman turut dibantu puluhan relawan yang membuka akses jalan agar selang pemadam dapat menjangkau titik terdalam permukiman. Dukungan armada juga datang dari Pertamina Hulu Mahakam (PHM), TNI AL, serta personel Brimob Polda Kaltim.
Api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam setelah petugas tiba di lokasi.
Ketua RT 48 Irwan menjelaskan api diduga pertama kali muncul dari bagian atap rumah nomor 43. Warga setempat sempat berupaya memadamkan api secara gotong-royong menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam tiba.
Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, dampak kerusakan meliputi lima rumah di wilayah RT 48 dan enam rumah di RT 49. Peristiwa ini juga mengakibatkan seorang relawan mengalami cedera akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Ratusan warga yang rumahnya selamat turut membantu proses evakuasi barang-barang milik korban. Sebagian korban memilih mengungsi ke rumah kerabat yang berada di luar kawasan Dahor, sementara lainnya bertahan di tenda darurat yang didirikan di sekitar lokasi kebakaran.
Petugas kepolisian dari Polsek Balikpapan Barat masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, BPBD Kota Balikpapan berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan untuk mendata kebutuhan dasar para pengungsi.