Dinas ESDM Kaltim Pasang 152 PLTS untuk Nelayan di Pesisir Berau, Tekan Biaya BBM Harian

Penulis: Valdi Pratama  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:02:31 WIB
Dinas ESDM Kaltim memasang 152 unit PLTS untuk mendukung aktivitas nelayan tangkap di pesisir Desa Semurut, Kabupaten Berau.

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperluas jangkauan listrik berbasis energi surya hingga ke permukiman nelayan yang selama ini belum tersentuh jaringan utama PLN. Dinas ESDM Kaltim menyalurkan ratusan unit PLTS yang difokuskan untuk menggerakkan sektor perikanan tangkap dan budi daya di wilayah pesisir pelosok.

Kepala Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto menyatakan bantuan infrastruktur dasar ini merupakan wujud kehadiran negara dalam pemerataan pembangunan bagi masyarakat terisolir. "Bantuan infrastruktur dasar ini wujud kehadiran pemerintah sebagai upaya pemerataan pembangunan bagi masyarakat terisolir," ujarnya di Samarinda, Rabu.

152 Unit PLTS untuk Nelayan Tangkap di Berau

Konsentrasi penyaluran terbesar berada di pesisir Desa Semurut, Kabupaten Berau. Sebanyak 152 unit PLTS APDAL kini terpasang dan mempermudah aktivitas nelayan tangkap saat melaut di tengah laut lepas.

Kehadiran instalasi surya ini tidak hanya menjadi sumber penerangan, tetapi juga penyokong utama perekonomian. Akses daya listrik yang memadai berhasil menekan pengeluaran harian nelayan yang sebelumnya harus membeli BBM untuk genset.

Tambak Udang dan Bandeng di Paser Ikut Teraliri Listrik

Untuk sektor budi daya perikanan kerakyatan, pemerintah mendistribusikan 40 perangkat PLTS di Desa Labuangkallo, Kabupaten Paser. Aliran listrik tersebut kini menggerakkan roda ekonomi tambak udang dan ikan bandeng milik warga setempat.

Bambang menegaskan setiap daya listrik yang menyala merupakan bukti kedaulatan bangsa yang tercermin dari pemerataan akses kemandirian energi nasional. "Setiap aliran daya listrik yang menyala merupakan sebuah bukti kedaulatan bangsa yang tercermin dari wujud pemerataan akses kemandirian energi nasional," tuturnya.

Penerangan Rumah Warga di Desa Suatang

Selain untuk kegiatan produktif, sebanyak 11 pembangkit surya dialokasikan untuk sumber penerangan rumah warga di Desa Suatang, Kabupaten Paser. Fasilitas ini memberikan kenyamanan bagi anak-anak pesisir untuk belajar di malam hari.

"Binar mata anak pesisir yang kini dapat belajar dengan nyaman di bawah terang lampu pada malam hari adalah kebahagiaan terbesar kami," ujar Bambang.

Percepatan Target Transisi Energi Bersih

Penerapan teknologi ramah lingkungan ini sejalan dengan komitmen pemerintah provinsi dalam mempercepat target transisi energi bersih di Kalimantan Timur. Sinergi antara pemerintah dan warga diharapkan mampu menjaga keawetan fasilitas negara agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Momentum Kemerdekaan ini adalah wujud peradaban luhur bangsa yang berdaulat di atas tanahnya sendiri," kata Bambang.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top