SAMARINDA — Ratusan lansia di Kalimantan Timur kini memiliki ruang belajar baru yang tak hanya mengisi waktu luang, tetapi juga menjaga kesehatan fisik dan mental. PWA Aisyiyah Kaltim mewisuda 33 peserta Senior School angkatan pertama tingkat wilayah, Minggu (16/8/2026), di Aula UMKT Samarinda. Para wisudawan berusia 57 hingga 81 tahun, menuntaskan pendidikan nonformal yang berlangsung enam bulan.
Ketua PWA Aisyiyah Kaltim, Nurhayati Tappa, mengungkapkan bahwa durasi pembelajaran sengaja diperpanjang dari tiga bulan menjadi enam bulan. Materi yang diberikan cukup banyak, menggabungkan kurikulum kesehatan dari BKKBN dengan pembelajaran keagamaan khas Aisyiyah.
"Kami memberdayakan lansia supaya tetap sehat, mandiri, dan bermanfaat bagi keluarga, masyarakat," kata Nurhayati dalam sambutannya.
Senior School dirancang sebagai ruang interaksi agar lansia tidak merasa kesepian di rumah. Selain materi kesehatan dan agama, peserta juga dibekali kegiatan kesenian seperti bermain angklung, bernyanyi, serta berbagai keterampilan untuk menjaga produktivitas.
Program ini menyasar lansia yang masih produktif dan mampu mengikuti pembelajaran. Sementara itu, bagi lansia yang sudah tidak produktif, Aisyiyah menyediakan layanan home care dan pesantren lansia dalam satu payung program daycare lansia.
Seluruh kegiatan Senior School tidak dipungut biaya sepeser pun. Instruktur berasal dari lingkungan internal Aisyiyah, sehingga peserta hanya perlu memenuhi syarat utama: sehat dan siap mengikuti kegiatan.
"Peserta harus sehat dan siap mengikuti kegiatan pembelajaran bersama Senior School Aisyiyah," tegas Nurhayati. Pendaftaran peserta direkrut mulai usia 55 tahun ke atas.
PWA Aisyiyah Kaltim berencana membuka pendaftaran angkatan kedua pada September 2026 mendatang. Para wisudawan angkatan pertama tidak berhenti belajar—mereka akan melanjutkan ke tingkat pembelajaran berikutnya secara berkelanjutan.
Sebelumnya, program serupa telah diuji coba melalui Aisyiyah tingkat ranting setempat. Keberhasilan uji coba tersebut menjadi dasar pengembangan Senior School di tingkat wilayah, menandai babak baru dalam pembinaan lansia di Kalimantan Timur.