KM Prince Soya Terbakar di Pelabuhan Samarinda, Pelayaran ke Parepare Batal dan Polisi Olah TKP

Penulis: Uki Damayanti  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:32:31 WIB
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke KM Prince Soya yang terbakar di Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (1/8/2026).

SAMARINDA — Kapal Motor (KM) Prince Soya jenis Ro-Ro milik PT Bunga Teratai terbakar di bagian tangki yang berkaitan dengan penyimpanan oli saat bersandar, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.02 Wita. Insiden ini memicu respons cepat petugas gabungan dari KSOP Kelas I Samarinda, Pelindo, dan Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda.

Kepulan asap pertama kali terlihat dari dek sebelah kanan kapal. Beruntung, saat kejadian kapal belum melakukan proses naik penumpang sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Api Dipadamkan Kurang dari Satu Jam, Pendinginan Masih Berlangsung

Proses pemadaman melibatkan satu unit mobil damkar milik KSOP serta armada dari Pelindo dan relawan pemadam kebakaran. Api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bagian lain kapal yang memiliki kapasitas angkut lebih dari seribu penumpang itu.

Hingga Sabtu siang, petugas masih melakukan proses pendinginan di beberapa titik untuk memastikan tidak ada bara api yang memicu kebakaran susulan. Area sekitar kapal sepanjang 97 meter itu pun dipasang garis pengamanan untuk kepentingan penyelidikan.

Penyebab Diduga dari Tangki Oli, Polisi Periksa Saksi

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas I Samarinda, Yuliansyah, menyebutkan indikasi awal kebakaran berasal dari tangki yang berisi oli. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan teknis menyeluruh terhadap kondisi kapal.

"Untuk sementara kami nyatakan ini terbakar akibat adanya indikasi awal permasalahan pada tangki yang berisi oli," terang Yuliansyah.

Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Kompol Heru, mengatakan hasil analisis resmi akan disampaikan setelah seluruh pemeriksaan awal selesai.

"Tentu saja kami melakukan upaya maksimal untuk memadamkan api secepatnya agar tidak timbul korban jiwa atau kerugian material yang lebih besar. Alhamdulillah, berkat tindakan cepat dan kolaborasi bersama stakeholder terkait, api berhasil kita padamkan," ungkapnya.

Jadwal Berangkat Minggu Batal, Penumpang Dijamin Tidak Terlantar

KM Prince Soya yang dijadwalkan bertolak menuju Parepare pada Minggu (2/8/2026) pukul 14.00 Wita dipastikan tidak dapat beroperasi. Tiket yang telah terjual secara daring tetap diakomodasi, dan KSOP menjamin calon penumpang tidak akan dirugikan.

"Kami berkoordinasi dengan perusahaan pelayaran agar segera menyiapkan kapal pengganti sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan penumpang tidak dirugikan," kata Yuliansyah.

Hingga berita ini diturunkan, nama kapal pengganti belum ditetapkan. Penentuan armada baru masih dikoordinasikan antara KSOP dan operator PT Bunga Teratai setelah pemeriksaan awal terhadap KM Prince Soya rampung. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Samarinda sendiri dilaporkan tetap berjalan normal.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: radarbontang.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top