KALIMANTAN TIMUR — Laga Port FC versus Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (29/7/2026), menyajikan drama lima gol. Hanya 532 pasang mata yang menyaksikan langsung, tapi tensi di lapangan tetap tinggi sejak menit awal.
Port FC tampil trengginas sebagai juara bertahan. Mereka unggul cepat lewat gol Peeradol Chamrasamee di menit ke-18, lalu digandakan Issam Abdallah pada menit ke-40. Keunggulan 2-0 itu hanya bertahan dua menit. Arlyansyah Abdulmanan memperkecil ketertinggalan jelang turun minum.
Memasuki babak kedua, Persija tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Stjepan Loncar menjadi pahlawan dengan sepakan kerasnya di menit ke-52. Skor 2-2 tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini membuat Port FC memimpin klasemen Grup B dengan empat poin dari satu kemenangan dan satu hasil imbang. Sementara Persija baru mengumpulkan satu poin dan berada di peringkat ketiga.
Macan Kemayoran belum sekalipun merasakan kemenangan di turnamen ini. Pada laga perdana, mereka takluk 0-1 dari tuan rumah Persebaya Surabaya akibat gol bunuh diri Radovan Pankov.
Kendati baru mengemas satu angka, kans Persija ke semifinal belum tertutup. Syaratnya: menang atas PSMS Medan di laga terakhir. Namun, hasil itu tak sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri.
Laga PSMS versus Persebaya yang digelar di lokasi yang sama pada pukul 19.30 WIB akan ikut menentukan. Jika Persebaya menang, jalan Persija ke semifinal akan semakin terjal. Stjepan Loncar, yang menyumbang satu gol dan satu assist di laga ini, menjadi tumpuan utama Macan Kemayoran untuk memenangkan pertandingan terakhir.