Alienware 15 dengan RTX 5050 Mulai dari Rp 23 Juta, Kencang Bermain Game tapi Berisik dan Penyimpanan Terbatas

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 23:56:31 WIB
Alienware 15 dengan GPU RTX 5050 dibanderol mulai Rp 23,1 juta untuk varian termurahnya.

KALIMANTAN TIMUR — Alienware, brand yang selama ini identik dengan laptop gaming kelas atas dan harga selangit, kini merilis varian paling terjangkaunya: Alienware 15. Model ini menyasar gamer yang ingin merasakan pengalaman bermain game di laptop tangguh tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Namun, setelah diuji, laptop ini menyajikan sejumlah kompromi yang perlu dipertimbangkan matang-matang.

Harga dan Varian di Pasar Global

Alienware 15 tersedia dalam beberapa varian prosesor dan GPU. Varian termurah dengan prosesor AMD Ryzen 7 260 dan GPU RTX 4050 dibanderol mulai $1.399,99 (sekitar Rp 23,1 juta). Untuk mendapatkan GPU RTX 5050 yang lebih baru, harga naik menjadi $1.459,99 (sekitar Rp 24 juta) dengan RAM 16 GB dan penyimpanan SSD 512 GB.

Varian tertinggi dengan RTX 5060 dan SSD 1 TB dijual seharga $1.849,99 (sekitar Rp 30,5 juta). Di Inggris, harga mulai dari £829.00 untuk varian Ryzen 5 220 dan RTX 3050. Sayangnya, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan dan harga di Indonesia.

Performa: GPU Kencang, Prosesor Jomplang

Hasil pengujian menunjukkan bahwa GPU RTX 5050 menjadi "bintang" utama laptop ini. Di game berat seperti Cyberpunk 2077, dengan pengaturan 'Ray Tracing: Low' dan DLSS 4.5 diaktifkan (Super Resolution 'Balanced' + Multi Frame Generation 4X), frame rate melonjak dari 42 FPS menjadi 171 FPS. Game kompetitif seperti Counter-Strike 2 pun bisa dijalankan di angka 165 FPS pada pengaturan 'High' dan resolusi 1920 x 1200.

Namun, performa prosesor AMD Ryzen 7 260 justru mengecewakan. Dalam tes Geekbench 6, skor CPU laptop ini bahkan kalah dibandingkan prosesor ASUS ROG Ally, sebuah genggam gaming (handheld) yang dirilis tahun 2024. Uji stres di Cinebench 2024 bahkan gagal berjalan karena keterbatasan memori. Performa GPU RTX 5050 memang lebih cepat dari pendahulunya (RTX 4050), tetapi masih di bawah RTX 4060.

Masalah Utama: Kipas Bising dan Penyimpanan Sempit

Dua keluhan paling menonjol dari Alienware 15 adalah kebisingan kipas dan kapasitas penyimpanan. Saat bermain game dalam mode 'Performance', kipas laptop mengeluarkan suara hingga 58 dBA, cukup bising untuk mengganggu orang di sekitar. Suhu area keyboard (khususnya tombol WASD) juga mencapai 46°C yang terasa tidak nyaman setelah pemakaian lama.

Masalah lain adalah SSD bawaan yang hanya 512 GB. Setelah sistem operasi dan beberapa aplikasi terinstal, ruang kosong tersisa sekitar 332 GB. Setelah menginstal empat game, laptop ini kehabisan ruang penyimpanan. Alienware memang menyediakan opsi upgrade hingga 1 TB, tetapi harga komponen di pasaran saat ini dinilai sangat mahal.

Desain dan Fitur Lainnya

Secara desain, Alienware 15 terlihat lebih sederhana dibanding saudara-saudaranya yang mahal. Bobotnya 2,22 kg cukup berat untuk ukuran laptop 15,3 inci. Laptop ini menggunakan adaptor daya barrel jack 180W, namun mendukung pengisian daya USB-C hingga 100W. Port yang tersedia cukup lengkap: dua USB-A 3.2 Gen 1, dua USB-C (satu Gen 1, satu Gen 2), HDMI 2.1, Ethernet, dan jack audio 3,5 mm.

Sayangnya, kualitas speakernya kurang memadai karena minim bass, dan suara kipas yang bising membuat penggunaan headphone menjadi suatu keharusan saat bermain game.

Kesimpulan: Untuk Siapa Laptop Ini?

Alienware 15 adalah pilihan yang menarik jika Anda mencari laptop gaming modern dengan GPU entry-level yang bisa diandalkan berkat teknologi DLSS. Laptop ini cocok bagi Anda yang tidak punya ruang untuk PC desktop dan lebih sering bermain game di rumah, sesekali dibawa bepergian.

Namun, jika prioritas Anda adalah portabilitas, kebisingan rendah, atau kapasitas penyimpanan besar, ada baiknya melihat opsi lain. Laptop ini keras, berat, dan penyimpanannya cepat penuh. Jika Anda menemukannya dalam keadaan diskon, mungkin itu saat yang tepat untuk membeli. Tapi dengan harga normal, kompromi yang harus diterima cukup besar.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: windowscentral.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top