California Siapkan Subsidi Rp56 Juta untuk Pembeli EV Pertama, Buntut Pencabutan Insentif Federal oleh Trump

Penulis: Valdi Pratama  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 02:42:01 WIB
Gubernur California Gavin Newsom menandatangani program rabat instan kendaraan emisi nol senilai total USD 270 juta.

KALIMANTAN TIMUR — Gubernur California Gavin Newsom secara resmi mengumumkan program rabat instan untuk kendaraan emisi nol (ZEV) pada Senin (13/7) lalu. Program ini lahir setelah Newsom menandatangani Senate Bill 168 menjadi undang-undang, yang mengalokasikan dana sebesar USD 135,5 juta dari anggaran negara bagian 2026-2027. Tidak berhenti di situ, pabrikan mobil yang berpartisipasi akan menyetorkan dana pendamping dengan jumlah yang sama, sehingga total dana program rabat ini mencapai USD 270 juta.

Langkah ini merupakan inti dari agenda investasi ZEV California yang lebih besar, senilai total USD 600 juta. "Donald Trump melakukan segala daya untuk mencemari udara kami dan menyerahkan industri mobil bersih ke China di atas piring perak. California menginjak pedal gas," tegas Newsom dalam pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa program ini dirancang untuk memudahkan keluarga beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan lebih hemat biaya.

Potongan Langsung di Diler untuk EV Baru dan Bekas

Skema subsidi ini berbeda dari program sebelumnya. Pembeli tidak perlu mengurus klaim rumit; diskon sebesar USD 3.500 akan langsung dipotong dari harga kendaraan baru di diler. Syaratnya, kendaraan tersebut harus memiliki MSRP maksimal USD 50.000. Untuk kendaraan bekas, California menyediakan rabat sebesar USD 1.750 dengan batas harga jual maksimal USD 25.000.

Subsidi ini hanya diperuntukkan bagi pembeli ZEV pertama kali. Namun, ada pengecualian: pemilik mobil plug-in hybrid (PHEV) yang ingin menukar kendaraannya dengan EV murni mungkin tidak memenuhi syarat. Hal ini karena beberapa model PHEV masih diklasifikasikan sebagai ZEV berdasarkan hukum California.

Strategi Harga dan Model yang Tercover

Penetapan batas harga USD 50.000 untuk EV baru dinilai sebagai langkah strategis. Pasar EV di bawah angka tersebut saat ini sudah cukup kuat. Beberapa model yang memenuhi kriteria antara lain Chevrolet Bolt, Tesla Model 3, dan Hyundai Ioniq 5. Sebaliknya, pembeli yang berharap mendapatkan subsidi untuk mobil mewah seperti Porsche Taycan kemungkinan besar akan kecewa.

California bukanlah pendatang baru dalam hal subsidi EV. Sebelum program ini dihentikan pada 2023, negara bagian paling padat di AS itu telah menghabiskan USD 1,49 miliar untuk mensubsidi 586.000 pembelian EV selama satu dekade. Data Reuters menunjukkan, tahun lalu EV mencapai 20 persen dari total penjualan mobil baru di California, dengan Tesla menguasai hampir 50 persen pangsa pasar.

Selain rabat EV, S.B. 168 juga mengalokasikan USD 150 juta untuk Community Air Protection Program dan USD 19,8 juta untuk program Clean Cars 4 All yang menyasar pembeli berpenghasilan rendah. Total investasi California dalam ekonomi transportasi bersih kini mencapai lebih dari USD 600 juta.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: roadandtrack.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top