KALIMANTAN TIMUR — Pertandingan yang berlangsung di Los Angeles itu menyisakan kontroversi besar setelah gol Cucurella dianulir pada babak pertama. Wasit menilai bek Chelsea itu melakukan pelanggaran terhadap Schlager saat bola hendak masuk ke gawang. Keputusan ini langsung menuai protes keras dari kubu Spanyol dan menjadi perdebatan hangat di kalangan pengamat.
Joe Hart, yang kini berperan sebagai analis pertandingan, memberikan analisis tajamnya. Ia secara spesifik menyoroti interpretasi wasit terhadap kontak fisik antara Cucurella dan Schlager.
"Para kiper Premier League akan mulai melempar makanan ke arah TV jika keputusan seperti ini terus dipertahankan," ujar Hart dalam analisisnya, yang hanya tersedia untuk pengguna di Inggris. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut tidak cukup kuat untuk disebut sebagai pelanggaran.
Hart menjelaskan bahwa kontak antara Cucurella dan Schlager terjadi secara alami dalam perebutan posisi. Menurut mantan kiper Manchester City itu, Schlager seharusnya masih bisa bereaksi untuk menghalau bola jika memang benar-benar terganggu.
"Ini bukan pelanggaran yang jelas. Jika ini terjadi di Premier League, para kiper akan marah karena mereka butuh lindungi yang lebih nyata dari wasit," tambahnya. Pernyataan Hart ini menambah daftar panjang kritik terhadap standar kepemimpinan wasit di turnamen akbar ini.
Keputusan kontroversial ini tidak hanya mengubah jalannya pertandingan, tetapi juga berpotensi mempengaruhi mentalitas pemain di laga-laga berikutnya. Tim asuhan Luis de la Fuente harus rela kehilangan momentum setelah gol tersebut dianulir, meski akhirnya tetap mampu mengamankan kemenangan.
Namun, yang menjadi sorotan utama adalah konsistensi wasit dalam menafsirkan kontak fisik di kotak penalti. Jika standar seperti ini yang diterapkan, para penyerang dan bek akan kesulitan menentukan batas aman dalam duel udara.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari FIFA atau tim wasit terkait kontroversi ini. Namun, kritik dari figur sekelas Joe Hart dipastikan akan menambah tekanan pada badan sepak bola dunia untuk mengevaluasi kembali pedoman kepemimpinan wasit.
Publik sepak bola Inggris, khususnya para kiper, kini menantikan apakah akan ada permintaan maaf resmi atau klarifikasi teknis atas insiden yang disebut Hart sebagai "hari yang buruk bagi interpretasi wasit."