Notepad++ Tegur Keras Aplikasi macOS Palsu Terkait Pelanggaran Merek Dagang

Penulis: Redaksi  •  Senin, 04 Mei 2026 | 23:50:01 WIB

Pencipta Notepad++, Don Ho, secara terbuka menyatakan bahwa aplikasi Notepad++ yang beredar di macOS adalah produk palsu dan tidak resmi. Pernyataan ini menjadi peringatan bagi pengguna Mac yang selama ini menantikan editor teks legendaris tersebut hadir di ekosistem Apple. Ho menegaskan penggunaan merek dagang tersebut dilakukan tanpa izin dan menyesatkan komunitas pengembang global.

Kabar mengenai kehadiran Notepad++ di perangkat Mac ternyata berbuntut panjang. Don Ho, sosok di balik pengembangan editor teks populer tersebut, memberikan klarifikasi keras melalui unggahan blog resminya. Ia menyatakan bahwa aplikasi yang mencatut nama Notepad++ di macOS sama sekali tidak memiliki afiliasi dengan proyek orisinal yang ia pimpin selama dua dekade terakhir.

"Untuk memperjelas: Notepad++ tidak pernah merilis versi macOS," tulis Ho dalam pernyataan resminya. Ia menyebut keberadaan aplikasi tersebut menyesatkan, tidak pantas, dan menunjukkan sikap tidak hormat terhadap proyek asli maupun basis penggunanya. Langkah ini diambil setelah aplikasi tersebut mulai menarik perhatian pengguna Mac yang merindukan fungsionalitas Notepad++ di luar lingkungan Windows.

Duduk Perkara Pelanggaran Merek Dagang

Persoalan utama yang dipermasalahkan oleh Don Ho bukan sekadar keberadaan aplikasi tersebut, melainkan penggunaan identitas merek secara ilegal. Notepad++ telah menjadi standar industri untuk editor kode di Windows selama lebih dari 20 tahun. Popularitas yang masif ini sering kali dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk mendulang trafik atau kepercayaan pengguna dengan cara yang kurang etis.

Aplikasi yang dipermasalahkan ini sebenarnya merupakan hasil porting tidak resmi. Namun, penggunaan nama "Notepad++" secara langsung tanpa embel-embel "tidak resmi" dianggap telah melampaui batas penggunaan yang adil. Bagi komunitas pengembang di Indonesia yang terbiasa menggunakan alat ini sejak masa kuliah, kepastian mengenai orisinalitas perangkat lunak sangat krusial untuk menjamin keamanan kode dan integritas sistem.

Don Ho menyoroti bahwa tindakan mencatut merek dagang ini dapat membingungkan pengguna baru. Mereka mungkin mengira bahwa dukungan teknis dan pembaruan keamanan aplikasi tersebut berasal langsung dari tim pengembang Notepad++ yang asli. Padahal, struktur kode dan pengelolaan data di dalamnya berada di luar kendali Don Ho.

Respons Pengembang dan Rencana Rebranding

Menanggapi teguran keras tersebut, Andrey Letov selaku pengembang versi macOS tersebut akhirnya angkat bicara. Melalui koordinasi dengan Don Ho, Letov sepakat untuk mengubah identitas aplikasinya agar tidak lagi membentur hak cipta. Ia berjanji akan melakukan transformasi total terhadap branding aplikasi tersebut dalam waktu dekat.

"Dalam koordinasi dengan Don Ho, pencipta asli Notepad++, saya akan mengubah branding versi macOS ini sehingga dapat berdiri sendiri sambil tetap menghormati garis keturunannya," ujar Letov dalam sebuah pernyataan tertulis. Ia menambahkan bahwa pembaruan ini akan mencakup logo baru, nama yang telah disempurnakan, dan kemungkinan domain situs web yang baru.

Perubahan identitas ini dijadwalkan meluncur bersamaan dengan pembaruan versi 1.0.6. Letov berupaya agar transisi ini tidak mengganggu kenyamanan pengguna yang sudah terlanjur mengunduh aplikasi tersebut. Fokus utamanya saat ini adalah menjaga kontinuitas fitur sambil memastikan kepatuhan hukum terhadap kekayaan intelektual milik Don Ho.

Editor Teks Ikonik yang Tetap Setia pada Windows

Hingga saat ini, Notepad++ tetap menjadi aplikasi eksklusif yang dioptimalkan untuk sistem operasi Windows. Meskipun banyak pengguna Mac dan Linux berharap ada versi asli yang dirilis, Don Ho tetap konsisten pada jalur pengembangan saat ini. Notepad++ dikenal karena efisiensinya dalam menangani file besar dan dukungan terhadap berbagai bahasa pemrograman dengan konsumsi sumber daya yang sangat rendah.

Bagi pengguna macOS, kejadian ini menjadi pengingat untuk lebih berhati-hati saat mengunduh aplikasi yang mengklaim sebagai versi porting dari perangkat lunak populer. Tanpa adanya pengumuman resmi dari kanal pengembang asli, risiko keamanan dan potensi pelanggaran hak cipta selalu mengintai di balik aplikasi-aplikasi serupa.

Fenomena aplikasi "palsu" atau tidak resmi ini bukan pertama kalinya terjadi di dunia teknologi global. Namun, ketegasan pengembang seperti Don Ho dalam melindungi integritas proyeknya memberikan sinyal kuat bahwa etika dalam pengembangan perangkat lunak bersifat universal. Ke depannya, aplikasi besutan Letov akan tetap eksis namun dengan identitas baru yang sepenuhnya terpisah dari bayang-bayang Notepad++.

Reporter: Redaksi
Back to top