BPJS Kesehatan Bangun Kantor Layanan Khusus di IKN Nusantara Kaltim

Penulis: Redaksi  •  Senin, 04 Mei 2026 | 14:56:35 WIB

PENAJAM PASER UTARA — Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito meninjau kesiapan infrastruktur kesehatan dan rencana pembangunan kantor layanan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Minggu (3/5/2026). Kunjungan ini memastikan integrasi jaminan kesehatan nasional berjalan selaras dengan masifnya pembangunan fisik di kawasan inti.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) IKN. Selain mengecek fasilitas medis, tim BPJS Kesehatan memetakan titik strategis untuk memastikan aksesibilitas peserta di masa depan tetap terjamin.

Rencana Pembangunan Kantor Layanan Khusus IKN

Prihati Pujowaskito menegaskan komitmen lembaga untuk menghadirkan layanan tatap muka yang lebih dekat bagi peserta di wilayah Nusantara. Saat ini, koordinasi pelayanan masih bertumpu pada infrastruktur pendukung di wilayah penyangga.

“Kami akan merencanakan pembangunan Kantor Layanan Khusus IKN, untuk perluasan akses layanan bagi Peserta. Saat ini operasional pelayanan tatap muka terdekat dengan Kawasan Otorita IKN dapat dilayani di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujar Pujo.

Pembangunan kantor ini diproyeksikan menjadi pusat kendali administrasi dan pengaduan bagi ASN, pekerja konstruksi, serta penduduk lokal. BPJS Kesehatan menilai kehadiran fisik di IKN krusial untuk mempercepat proses pembiayaan kesehatan di rumah sakit yang baru beroperasi.

Dukungan Otorita IKN Terhadap Akses Kesehatan

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengapresiasi langkah cepat BPJS Kesehatan dalam merespons kebutuhan publik di Nusantara. Basuki menekankan pentingnya sinergi antarlembaga untuk menjamin standar hidup yang layak bagi penghuni ibu kota baru.

“Terima kasih atas kunjungan Pak Dirut beserta rombongan dari BPJS di Ibu Kota Nusantara. Di RS Kemenkes ini, kami berharap silaturahmi tetap terjaga, termasuk dukungan layanan kesehatan ke depan bagi warga Nusantara,” tegas Basuki Hadimuljono.

Koordinasi ini diharapkan mampu memangkas birokrasi rujukan medis bagi warga. Dengan adanya kantor khusus, sinkronisasi data kepesertaan antara Otorita IKN dan BPJS Kesehatan dapat dilakukan secara real-time.

Peninjauan Titik Strategis dan Fasilitas Publik

Agenda kunjungan kerja tersebut tidak hanya berfokus pada fasilitas kesehatan. Rombongan turut meninjau sejumlah lokasi vital yang menjadi simbol kemajuan pembangunan IKN, termasuk lokasi persil kantor, Masjid Negara, hingga Istana Negara.

Peninjauan langsung ini memberikan gambaran bagi manajemen BPJS Kesehatan mengenai tata ruang kawasan. Hal ini penting untuk menentukan posisi kantor layanan yang paling mudah dijangkau oleh mobilitas warga di masa mendatang.

“Terkait kesan terhadap pembangunan IKN, kami memberikan apresiasi. Ini juga menjadi kebanggaan karena Indonesia sudah memiliki ibu kota yang megah, tertata rapi, termasuk fasilitas rumah sakitnya,” tutup Pujo.

Hingga saat ini, pelayanan kesehatan di IKN terus diperkuat melalui kolaborasi dengan kementerian terkait. Fokus utama tetap pada penyediaan fasilitas medis kelas dunia yang didukung oleh sistem pembiayaan jaminan kesehatan yang solid.

Reporter: Redaksi
Back to top