Pencarian

Hashim Sebut Prabowo Sering Curhat Program Pemerintah Bagus tapi Macet di Implementasi, Birokrasi Jadi Sorotan

Jumat, 10 Juli 2026 • 09:51:02 WIB
Hashim Sebut Prabowo Sering Curhat Program Pemerintah Bagus tapi Macet di Implementasi, Birokrasi Jadi Sorotan
Hashim menyatakan Prabowo sering mengeluhkan hambatan implementasi program pemerintah.

KALIMANTAN TIMUR — Hashim yang juga adik kandung Presiden Prabowo itu mengaku sering diajak bicara oleh sang kakak terkait hambatan eksekusi program-program unggulan pemerintah. "Saya sering diajak bicara dengan Presiden Republik Indonesia yang juga kakak saya. Dia banyak curhat sama saya. Program bagus, tujuan bagus, mulia, tapi dalam perjalanannya, implementasinya kurang sempurna," ujar Hashim dalam sambutannya.

Meski tidak merinci program apa yang dimaksud, Hashim menegaskan bahwa keluhan serupa beberapa kali disampaikan Prabowo kepadanya. "Kita sudah saksikan, tidak perlu saya sebut, kita saksikan beberapa program yang bagus, tapi implementasinya kurang bagus. Ya, sering sekali Pak Prabowo curhat sama saya," tambahnya.

Birokrasi Jadi Kendala Utama, SRUK Jadi Pengecualian

Menurut Hashim, persoalan birokrasi di Indonesia menjadi salah satu sorotan utama Presiden. Namun, ia menilai ada satu pengecualian di mana koordinasi antar kementerian dan lembaga berjalan mulus, yaitu dalam pengembangan SRUK.

"Saya mau berikan apresiasi, ini suatu pencapaian yang luar biasa. Saya mau sampaikan ini suatu luar biasa karena hari ini kita menyaksikan birokrasi Pemerintah Indonesia yang sukses dan berhasil," ujar Hashim.

SRUK: Fondasi Pasar Karbon yang Dibangun Tanpa Cacat

SRUK merupakan sistem yang menjadi fondasi tata kelola pasar karbon Indonesia, dirancang untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keterlacakan (traceability) bagi pelaku usaha dan investor. Pengembangannya melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hashim menyebut koordinasi dalam pengembangan SRUK menjadi yang terbaik dibandingkan satuan tugas lain yang ia tangani. Dari empat satgas yang ia awasi, SRUK dinilai tanpa kekurangan. "Ini semuanya yang saya melihat dalam pekerjaannya tidak ada cacat, tidak ada kekurangan," tegasnya.

Peran Hashim: 'Jembatan' Antar Kementerian

Hashim menjelaskan bahwa tugas utamanya sebagai utusan khusus adalah membantu koordinasi lintas kementerian. "Tugas saya sebetulnya adalah untuk melintasi birokrasi, untuk bantu-bantu, ya. Bantu menteri-menteri supaya bisa koordinasi dan juga menteri-menteri lain. Dalam hal ini (SRUK), saya lihat program ini luar biasa, tanpa cacat, tanpa kekurangan," jelasnya.

Pernyataan Hashim ini menjadi sinyal bahwa pemerintah serius membenahi masalah implementasi kebijakan, terutama yang berkaitan dengan birokrasi. Keberhasilan SRUK diharapkan menjadi model bagi program-program lain ke depannya.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks