KALIMANTAN TIMUR — Djokovic kini memegang rekor mutlak dengan 106 kemenangan di Wimbledon, melewati catatan Roger Federer yang bertahan selama bertahun-tahun. Jumlah itu hanya kalah dari rekor keseluruhan milik Martina Navratilova yang mengoleksi 120 kemenangan di nomor putri.
Namun, perjalanan Djokovic di lapangan pusat tidak berjalan mulus. Petenis Serbia itu menunjukkan frustrasi di beberapa momen, termasuk mendapat peringatan karena mengucapkan kata-kata kasar dan nyaris kena sanksi setelah memukul bola ke arah tribun saat kehilangan servis di set ketiga.
Drama di Set Ketiga dan Permainan Keras Safiullin
Safiullin, yang kini menempati peringkat 132 dunia, tampil percaya diri sejak awal. Ia membalas break di set pertama, memaksakan tie-break ketat, dan akhirnya merebut set ketiga setelah memanfaatkan inkonsistensi servis Djokovic yang hanya mencatatkan 57 persen first serve.
Petenis Rusia berusia 28 tahun itu bahkan sempat unggul 4-2 di set ketiga sebelum akhirnya cedera paha kiri memaksanya memanggil medical timeout. Meski demikian, ia berhasil menyelesaikan set tersebut dan mendapat tepuk tangan meriah dari penonton atas perjuangannya.
Djokovic Akui Ledakan Emosi: "Saya Minta Maaf"
Usai pertandingan, Djokovic secara terbuka meminta maaf atas perilakunya di lapangan. “Saya dikenal karena ledakan emosi dan amukan. Saya mengalaminya hari ini dan saya minta maaf,” ujar pemegang 24 gelar Grand Slam itu.
Ia juga menambahkan, “Pikiran kita selalu mengembara. Sangat sulit untuk tetap fokus pada momen saat ini. Siapa pun yang bisa melakukannya, dialah pemenangnya.” Djokovic kini akan menghadapi unggulan ketiga asal Kanada, Felix Auger-Aliassime, di perempatfinal.
Sinner Terus Melaju, Semakin Dekat ke Semifinal Impian
Di sisi lain undian, petenis nomor satu dunia Jannik Sinner melanjutkan laju mulusnya setelah mengalahkan petenis kualifikasi Jepang, Shintaro Mochizuki, 6-3, 7-6 (7-0), 6-3. Kemenangan ini mengantarkan Sinner ke perempatfinal Wimbledon kelima secara beruntun.
Sinner, yang mencatatkan 44 winner dalam laga tersebut, akan berhadapan dengan Jan-Lennard Struff asal Jerman. Jika keduanya terus menang, duel semifinal antara Djokovic dan Sinner yang sudah dinanti-nantikan akan menjadi kenyataan di All England Club.