Pencarian

Pemprov Kaltim Canangkan Program Desa Cantik di Penajam, Gratispol Internet Sudah Dinikmati 30 Desa

Jumat, 26 Juni 2026 • 16:35:01 WIB
Pemprov Kaltim Canangkan Program Desa Cantik di Penajam, Gratispol Internet Sudah Dinikmati 30 Desa
Pemprov Kaltim resmi mencanangkan Program Desa Cantik di Kabupaten Penajam Paser Utara.

PENAJAM — Program Desa Cantik (Cinta Statistik) resmi dicanangkan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis. Inisiatif ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Badan Pusat Statistik (BPS), dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat untuk membangun ekosistem data yang akurat demi pembangunan tepat sasaran.

Mengapa Data Statistik Desa Menjadi Prioritas?

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menekankan bahwa era pembangunan berbasis asumsi sudah berakhir. "Sekarang kita tidak bisa lagi berbicara berdasarkan perasaan atau asumsi, tetapi harus berdasarkan data. Data yang benar akan melahirkan kebijakan yang tepat sasaran," tegasnya di Penajam.

Menurutnya, data yang valid menjadi fondasi utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Tanpa data yang kredibel, kebijakan berisiko meleset dan tidak menyentuh kebutuhan riil masyarakat desa.

Gratispol Internet Desa: 30 Desa di PPU Sudah Terkoneksi

Sebagai langkah konkret mendukung digitalisasi, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran melalui APBD sepanjang tahun 2025. Salah satu program unggulannya adalah "Gratispol Internet Desa" yang kini telah dinikmati oleh 30 desa di Kabupaten Penajam Paser Utara. Layanan ini bertujuan mempercepat pemerataan akses informasi hingga ke pelosok.

Ke depan, Pemprov menargetkan perluasan jangkauan internet desa agar seluruh wilayah PPU bisa terhubung dalam satu sistem data terintegrasi.

Sensus Ekonomi 2026: Momentum Perkuat Data Dasar

Gubernur Rudy Mas'ud menyebut pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai agenda nasional yang sangat krusial. Ia menginstruksikan seluruh aparatur desa untuk menjadikan pengelolaan statistik sebagai prioritas kerja. "Momentum ini harus dijadikan pijakan utama dalam memperkuat kualitas data dasar kita," ujarnya.

Data yang dihasilkan dari sensus tersebut diharapkan mampu menjadi acuan dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih presisi di tingkat desa maupun provinsi.

Harapan Bupati PPU: Desa Mandiri Kelola Data Digital

Bupati PPU Mudyat Noor menyambut baik inisiatif BPS melalui program Desa Cantik. Ia berharap program ini mampu mendorong seluruh desa di PPU untuk mandiri dalam mengelola data digital. "Dengan sistem yang terintegrasi, data kependudukan maupun potensi desa dapat tersaji secara real time. Hal ini tentu akan mempermudah perencanaan pembangunan daerah ke depan," kata Mudyat.

Prosesi pencanangan ditandai dengan penandatanganan piagam komitmen bersama, penyerahan piagam penghargaan kepada perwakilan desa dan kelurahan, serta pemberian sertifikat resmi kepada para agen statistik desa.

Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks