Amar Brkic Cetak Gol di Usia 19 Tahun, Rekor 13 Tahun di Sepak Bola Asia Pecah Bersama Borneo FC

Penulis: Zaki Mubarak  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 06:02:01 WIB
Amar Brkic masuk sebagai pengganti pada menit ke-62 saat Borneo FC unggul 2-1 atas Tainan City.

SAMARINDA — Pemain berusia 19 tahun itu masuk sebagai pengganti Rei Okada pada menit ke-62. Saat Amar Brkic menginjakkan kaki di lapangan, Borneo FC sudah berbalik unggul 2-1 lewat gol Juan Villa dan Kablan N'Goma.

Dua puluh menit berselang, bola jatuh di luar kotak penalti. Amar melepaskan tembakan kaki kiri yang meluncur deras ke gawang Tainan City. Skor berubah 3-1 dan kemenangan Pesut Etam di hadapan pendukung sendiri pada Rabu (21/10/2026) itu tak terbantahkan lagi.

Rekor 13 Tahun Hendra Bayauw Akhirnya Berganti Pemilik

Gol tersebut bukan sekadar penentu kemenangan. Amar mencetak gol pada usia 19 tahun, 4 bulan, dan 10 hari — melampaui catatan Hendra Bayauw yang mencetak gol di AFC Cup 2013 saat berusia 19 tahun, 11 bulan, dan 17 hari.

Selisihnya sekitar tujuh bulan. Namun cukup untuk mengakhiri catatan yang bertahan hampir 13 tahun di sepak bola Indonesia, sebagaimana dilaporkan I.League pada 26 Oktober 2026.

Bagi Amar, gol ke gawang Tainan City menjadi yang pertama bersama Borneo FC sekaligus gol perdananya di kompetisi antarklub Asia. Ia baru bergabung dengan Pesut Etam pada September 2026 setelah sebelumnya memperkuat tim kelompok usia Darmstadt di Jerman.

Dua Laga, Dua Kemenangan, Tiket Perempat Final di Tangan

Hasil di Stadion Segiri melengkapi catatan sempurna Borneo FC di Grup D. Dua pertandingan, dua kemenangan, dan posisi juara grup sudah dikunci sebelum laga-laga tersisa.

Amar sendiri baru menjalani dua pertandingan bersama Pesut Etam di AFC Challenge League 2026/2027. Artinya, dampaknya terasa hampir instan bagi skuad asuhan pelatih yang bermarkas di Samarinda tersebut.

Pemain berdarah Indonesia-Jerman itu juga pernah memperkuat tim nasional Indonesia kelompok usia. Kombinasi pengalaman di akademi Jerman dan menit bermain di kompetisi Asia membuat jalannya karier profesional di Indonesia terbilang mulus sejauh ini.

"Gol Ini Saya Persembahkan untuk Ayah Saya"

Amar mengaku senang bisa mencetak gol sekaligus membantu Borneo FC memastikan tiket ke perempat final. Ia menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepadanya.

"Saya sangat senang dan bersyukur. Paling penting adalah tim kita berhasil lolos. Gol ini saya persembahkan untuk tim, para pendukung, dan khususnya untuk ayah saya yang datang langsung ke stadion untuk menonton pertandingan saya," ujar Amar seusai laga, dikutip dari I.League.

Keluarga ikut bahagia atas pencapaian tersebut. Namun Amar mendapat pesan agar tidak cepat berpuas diri.

"Keluarga sangat senang, tetapi mereka juga berpesan agar saya tetap fokus dan terus bekerja keras ke depannya," katanya.

Modal Berharga Sebelum Laga Berikutnya

Bagi Pesut Etam, munculnya pemain muda yang mampu memberi dampak langsung menjadi modal berharga menghadapi pertandingan berikutnya. Borneo FC masih akan melakoni laga lanjutan Grup D dengan status juara grup di tangan.

Sementara bagi Amar, rekor ini bisa menjadi pijakan awal untuk membuktikan konsistensi. Satu momen istimewa di Stadion Segiri sudah tercatat, tetapi perjalanan di sepak bola profesional baru saja dimulai.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: kaltimfaktual.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top