Dishub Samarinda Nyalakan Lampu Jembatan Achmad Amins, 59 Tiang Diperbaiki dengan Anggaran Rp949 Juta

Penulis: Wendra Kusuma  •  Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:31:31 WIB
Pekerja memperbaiki jaringan penerangan Jembatan Achmad Amins di Samarinda.

SAMARINDA — Perbaikan jaringan penerangan Jembatan Achmad Amins menyasar lampu yang menggunakan tiang, bukan seluruh titik yang ada di jembatan. Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu menyebut pemilihan itu didasarkan pada fungsi langsung lampu bagi pengendara.

"Ya petugasnya kan kemarin nilai kontraknya itu sekitar Rp949 juta. Nah itu kan yang lampu kita ganti, kemudian kabel kita ganti," kata Manalu.

Proyek rehabilitasi jaringan penerangan tersebut dikerjakan sejak September 2026 dengan masa pelaksanaan 90 hari. Kontrak pekerjaan dimulai 31 Agustus 2026, dan Dishub menargetkan seluruh pekerjaan dalam kontrak rampung pada November 2026.

Mengapa Lampu Sorot Belum Disentuh Tahun Ini

Lampu sorot berdaya 120 watt yang menerangi badan dan tiang jembatan belum masuk dalam pekerjaan tahun ini. Manalu menjelaskan keterbatasan anggaran memaksa Dishub menentukan titik yang diprioritaskan lebih dulu.

"Untuk lampu-lampu sorotnya, lampu-lampu sorot yang menerangi badan-badan, yang tiang jembatan itu tidak kita akomodir dulu tahun ini," jelasnya.

"Jadi yang kita isi adalah lampu-lampu yang pakai tiang," ujarnya menambahkan.

Perbaikan jaringan lampu ini menyusul aksi pencurian yang merusak sejumlah fasilitas penerangan di jembatan. Dishub lantas menyampaikan kondisi tersebut kepada Wali Kota Samarinda agar perbaikan bisa diprioritaskan.

"Waktu kemarin setelah pencurian itu sudah kita sampaikan ke Pak Wali. Nah kemudian kita prioritaskan ini menjadi kepentingan," kata Manalu.

Dishub Usulkan Titik CCTV ke Diskominfo

Untuk mencegah pencurian terulang, Dishub Samarinda mendorong pemasangan CCTV di sejumlah titik strategis kawasan Jembatan Achmad Amins. Koordinasi sudah dilakukan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Samarinda.

Manalu menyebut pihaknya telah mengusulkan titik-titik yang membutuhkan pemantauan. "Cuma kita sampaikan agar titik-titik yang menjadi krusial ini dipasang di titik monitor," katanya.

Jumlah CCTV yang akan terpasang belum diketahui. Diskominfo masih melakukan kajian teknis untuk menentukan kebutuhan perangkat dan lokasi pemasangan.

Arus Lalu Lintas Dipastikan Tak Terganggu

Selama pengerjaan, Dishub berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Samarinda. Manalu memastikan pekerjaan tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar jembatan.

"Tidak mengganggu lalu lintas, kita sudah koordinasi juga dengan teman-teman PUPR," ujarnya.

Dishub meminta masyarakat ikut menjaga fasilitas penerangan yang mulai berfungsi kembali. Warga di sekitar Jembatan Achmad Amins diajak mengawasi fasilitas publik dan melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

"Kita berharap untuk masyarakat juga membantu kita menjaga fasilitas publik ini," kata Manalu.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: idenesia.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top