KALIMANTAN TIMUR — Jack O'Connell dan Odessa A'zion resmi dipilih sebagai pemeran utama film "The End of the World as We Know It", proyek debut panjang sutradara Ross White dan Tom Berkeley. Keduanya akan berperan sebagai dua sosok kesepian yang bertemu dalam perjalanan untuk membuktikan bahwa bumi itu datar. Produksi film ini dijadwalkan mulai berjalan di Kanada pada November mendatang.
StudioCanal, Working Title, Parkville Pictures, dan Film4 bersatu membiayai proyek yang disebut sebagai "petualangan tak terduga tentang kebenaran dan cinta" tersebut. White dan Berkeley menulis sekaligus menyutradarai film ini setelah sebelumnya sukses lewat film pendek "An Irish Goodbye".
"The End of the World as We Know It" mengisahkan sepasang penyendiri yang dipertemukan dalam sebuah ziarah epik untuk membuktikan bahwa bumi berbentuk datar. Alih-alih fokus pada teori konspirasi, film ini digambarkan sebagai kisah pencarian makna, rasa memiliki, dan cinta di tengah dunia yang semakin terpecah.
White dan Berkeley menyebut cerita ini sebagai sesuatu yang mereka temukan "bersembunyi di tempat paling aneh". Keduanya merasa beruntung bisa membawa O'Connell dan A'zion untuk menghidupkan karakter tersebut.
Duo ini pertama kali mencuri perhatian lewat film pendek komedi gelap "An Irish Goodbye" yang dibintangi Seamus O'Hara, James Martin, Paddy Jenkins, dan Michelle Fairley. Film itu tayang di lebih dari 60 festival internasional sepanjang 2022-2023 dan memenangkan Oscar untuk kategori Best Live Action Short pada 2023, plus BAFTA Best British Short Film dan IFTA Award.
Kisahnya mengikuti dua kakak-beradik yang terpisah dan kembali bertemu di pedesaan Irlandia Utara setelah kematian ibu mereka. Kini White dan Berkeley dipercaya membawa formula naratif mereka ke format panjang dengan dukungan rumah produksi kelas atas.
O'Connell merupakan pemenang BAFTA yang baru saja membintangi "Ink" garapan Danny Boyle, film pembuka Venice Film Festival. Ia juga punya sejumlah proyek besar menanti, termasuk "A Quiet Place Part III" arahan John Krasinski bersama Emily Blunt dan Cillian Murphy, serta "Godzilla x Kong: Supernova" dari Monsterverse Legendary bersama Dan Stevens, Kaitlyn Dever, dan mendiang Sam Neill.
A'zion sendiri merupakan nominasi BAFTA yang namanya melesat lewat "Marty Supreme". Setelah itu ia mendapat peran reguler di serial HBO "I Love LA" garapan Rachel Sennott. Proyek berikutnya termasuk "Mother Courage" debut penyutradaraan Cody Fern bersama Naomi Watts dan Sarah Paulson, serta komedi "Fonda" arahan Justine Triet bersama Andrew Scott dan Allison Janney.
Produksi "The End of the World as We Know It" dijadwalkan mulai di Kanada pada November. Tim Bevan dan Eric Fellner memproduseri untuk Working Title, sementara Olivier Kaempfer menangani Parkville. Kaempfer sebelumnya bekerja sama dengan StudioCanal lewat komedi gelap "Everybody Wants to F— Me" yang dibintangi Taron Egerton.
StudioCanal membiayai penuh film ini dan akan merilisnya secara teatrikal di wilayah Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Benelux, Australia, dan Selandia Baru. Film4 bertindak sebagai ko-financier dan executive producer, sementara StudioCanal juga memegang penjualan worldwide.
Kolaborasi ini menandai langkah StudioCanal memperkuat hubungan dengan Working Title setelah rilis global "Pressure". Bagi pasar film internasional, proyek ini menjadi penanda bahwa cerita-cerita offbeat dengan bintang mapan masih jadi komoditas yang dicari studio besar.