Kemenag Kaltim Minta 3 Mitigasi Gangguan TKA di Madrasah Aliyah, dari Bencana hingga Pemadaman Listrik

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Senin, 28 September 2026 | 16:01:01 WIB
Ketua Tim Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kaltim, Arini Hasanah, memimpin rapat koordinasi TKA jenjang MA di Samarinda, Jumat (25/9/2026).

SAMARINDA — Ketua Tim Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kaltim, Arini Hasanah, menyampaikan hal itu dalam Rapat Koordinasi TKA jenjang MA pada Jumat, 25 September 2026. Ia menekankan madrasah di daerah berpotensi terdampak bencana tidak perlu menunggu hari pelaksanaan untuk melapor.

Jalur koordinasi yang tersedia, kata Arini, harus dipakai sejak dini agar kebijakan lanjutan bisa segera diambil. Madrasah juga diminta memantau kondisi lingkungan sekitar menjelang jadwal tes.

Kebakaran hingga Listrik Jadi Perhatian Utama

Arini mencontohkan kebakaran di sekitar lokasi madrasah sebagai salah satu kondisi yang bisa mengganggu jalannya TKA. Jika situasi darurat terjadi, satuan pendidikan diminta tidak menunda pelaporan.

"Untuk daerah-daerah yang terdampak itu segera komunikasi karena nanti pasti ada kebijakan," kata Arini dalam rakor tersebut.

Selain bencana, pasokan listrik menjadi sorotan karena pelaksanaan TKA bergantung pada perangkat dan jaringan yang stabil. Madrasah disarankan mengirim surat resmi ke PLN untuk memastikan jadwal pemadaman tidak bentrok dengan sesi ujian.

Surat ke PLN Harus Cantumkan Tanggal, Gelombang, dan Sesi

Informasi yang disampaikan ke PLN perlu memuat tanggal pelaksanaan, gelombang, sesi, serta waktu ujian. Data itu menjadi bahan koordinasi agar penyesuaian jadwal pemadaman bisa dilakukan tepat waktu.

"Disampaikan gelombangnya, tanggalnya, kemudian sesinya. Sesi itu jamnya jam berapa," ujar Arini.

Langkah ini dinilai penting karena gangguan listrik di tengah sesi berisiko menghentikan pengerjaan soal secara mendadak. Madrasah diminta menyiapkan antisipasi mandiri di luar koordinasi dengan PLN.

Infrastruktur dan Data Peserta Dicek Sebelum Gladi

Kemenag Kaltim juga meminta madrasah memastikan kesiapan infrastruktur, perangkat komputer, data peserta, serta moda pelaksanaan sebelum tahapan gladi dimulai. Data yang dipakai untuk gladi mengacu pada data yang telah ditetapkan sesuai batas waktu pemutakhiran.

Pemeriksaan perangkat dan data peserta disebut menjadi bagian dari mitigasi teknis yang tidak bisa dilewatkan. Madrasah yang belum melengkapi data berisiko menghadapi kendala saat gladi berlangsung.

Kanwil Kemenag Kaltim belum merinci jumlah madrasah maupun peserta yang akan mengikuti TKA jenjang MA. Koordinasi dengan Kemenag kabupaten/kota tetap dibuka untuk menangani kondisi darurat yang muncul di lapangan.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top