KALIMANTAN TIMUR — Busan International Film Festival (BIFF) mengumumkan program lengkap edisi 2025 pada hari ini. Festival yang berlangsung 6-15 Oktober di Haeundae, Busan, ini mengusung 246 judul seleksi resmi—jumlah terbanyak sejak 2019. Pengumuman ini sekaligus menegaskan posisi BIFF sebagai festival A-list yang diakui FIAPF, sejajar dengan Cannes, Berlin, dan Venesia.
Ibuku menjadi film kelima Eddie Cahyono yang tayang di Busan setelah Satu Hari Nanti, Demi Uang, Cahaya Dari Timur Beta, dan Dany & Gita. Sementara The Sea Speaks His Name menandai kembalinya Yosep Anggi Noen setelah The Science of Fictions tayang di Venice pada 2019.
Kedua film ini masuk dalam 12 penayangan perdana dunia di seksi Competition bersama karya sutradara Iran Majid Majidi, Midday Meal, serta debut Hirose Nanako—protege Hirokazu Kore-eda—lewat Between Two Lovers. Empat dari total 14 film merupakan film fitur pertama sutradaranya.
Status A-list dari International Federation of Film Producers Associations (FIAPF) membawa konsekuensi penting. Pemenang Busan Award untuk kategori Best Film kini otomatis lolos kualifikasi nominasi Oscar dalam kategori Best International Feature Film.
Ini perubahan besar bagi lanskap festival Asia. Sebelumnya, hanya Tokyo dan Shanghai yang menyandang status A-list di kawasan ini. Konsekuensinya, persaingan di seksi Competition musim ini diprediksi jauh lebih ketat dari edisi perdana tahun lalu.
Maggie Gyllenhaal akan hadir mempersembahkan film pendek Flesh Impact dalam Special Screening, sebagai bagian dari perayaan 100 tahun kelahiran Marilyn Monroe. Pemutaran ini digandengkan dengan Bus Stop (1956), salah satu film ikonik Monroe, plus sesi Special Talk bersama Gyllenhaal.
Michelle Yeoh dinobatkan sebagai Asian Filmmaker of the Year. Sementara Rintaro, maestro anime Jepang yang berkarya di era Tezuka Osamu, dijadwalkan hadir dalam program Japanese Animation Special bersama empat sutradara anime lainnya.
Isabelle Huppert akan menemui penonton Busan lewat film terbarunya, All About Corinne. Lav Diaz dari Filipina dan aktris legendaris Indonesia Christine Hakim juga masuk daftar tamu yang dipastikan hadir. Ann Hui menerima Camellia Award atas kontribusinya memajukan peran perempuan di industri film.
Film pembuka tahun ini adalah The Table: Day and Night karya Kim Jong-kwan, yang bercerita tentang empat pasangan di sebuah kafe dari musim panas hingga gugur. Program On Screen juga menampilkan serial Netflix Blue Road dan Dead-End Job, serta The Ramarried Empress dari Disney+.
Dengan penambahan jadwal pemutaran satu hari lebih awal dan slot tambahan di akhir pekan, BIFF 2025 memberi ruang lebih luas bagi penonton untuk menjangkau film-film kompetisi. Christine Hakim dan dua sineas muda Indonesia akan menjadi pusat perhatian publik Tanah Air selama festival berlangsung.