Review 2027 Mitsubishi Eclipse Sportback EV: Ini Bukan Sekadar Nissan Leaf Berlogo Lain

Penulis: Zaki Mubarak  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 23:22:32 WIB
Mitsubishi Eclipse Sportback EV 2027 tampil dengan desain depan baru khas Dynamic Shield saat dipamerkan di Kalimantan Timur.

KALIMANTAN TIMUR — Kami mendapat kesempatan melihat langsung eksterior prototipe Mitsubishi Eclipse Sportback EV yang dijadwalkan rilis sebagai model 2027. Satu hal yang langsung terasa: ini bukan sekadar rebadge murahan. Mitsubishi melakukan perubahan desain depan yang cukup signifikan untuk memberi karakter sendiri, meski DNA Nissan tetap terlihat jelas dari proporsi dan garis bodi.

Desain: Wajah Baru yang Cukup Berhasil Menyamar

Bagian depan adalah area yang paling menarik. Grille khas Mitsubishi dengan desain "Dynamic Shield" yang lebih modern berhasil mengalihkan perhatian dari asal-usul mobil ini. Namun, begitu mata Anda bergerak ke samping dan belakang, siluet khas Nissan Leaf langsung terlihat.

Ini bukan kritik — justru strategi yang cerdas. Mitsubishi menghemat biaya pengembangan yang masif dengan berbagi platform, sementara konsumen tetap mendapat mobil dengan tampilan yang cukup segar. Yang perlu dicatat, desain sportback ini tetap mempertahankan kepraktisan hatchback dengan gaya yang lebih dinamis.

Performa dan Penggerak: Satu Motor, Satu Pilihan

Di balik kap mesin—atau lebih tepatnya di bawah lantai—terdapat motor listrik tunggal bertenaga 214 hp yang menggerakkan roda depan. Ini adalah paket mekanis yang sama persis dengan Nissan Leaf generasi terbaru, jadi ekspektasi performa Anda seharusnya tidak berbeda jauh.

Tidak ada pilihan penggerak all-wheel drive atau varian performa yang lebih tinggi. Bagi sebagian orang ini mungkin terasa kurang menarik, tapi bagi pembeli yang mencari EV sederhana dan efisien, ini bisa jadi nilai plus tersendiri.

Varian dan Harga: Sederhana, Hanya Satu Trim dan Satu Paket Opsi

Salah satu keunggulan utama Eclipse Sportback adalah kesederhanaannya. Mitsubishi hanya menawarkan satu trim level dengan satu paket opsi yang disebut Technology Package. Artinya, Anda tidak perlu pusing membandingkan puluhan kombinasi fitur.

Paket Technology tersebut mencakup:

  • Atap kaca panoramik
  • Power liftgate
  • Sistem audio premium Bose 10-speaker
  • Roof rails untuk rak atau box kargo

Ini pendekatan yang menyegarkan di tengah tren pabrikan lain yang membuat matriks opsi rumit. Namun, konsekuensinya, Anda tidak bisa memilih fitur secara ala carte — semua atau tidak sama sekali.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Meski mobil ini menjanjikan, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan matang-matang. Pertama, platform yang digunakan sudah berumur — Nissan Leaf sendiri sudah dipasarkan sejak 2017, dan teknologi baterainya tidak sebaru pesaing seperti Hyundai Ioniq 5 atau Kia EV6 yang menggunakan platform E-GMP 800V.

Kedua, posisi Mitsubishi di pasar EV global masih belum sekuat kompetitor asal Korea atau bahkan Cina. Jaringan penjualan dan servis untuk EV Mitsubishi masih terbatas di banyak negara, termasuk Indonesia. Ini faktor krusial untuk biaya perawatan jangka panjang dan nilai jual kembali.

Kesimpulan Awal: Siapa yang Cocok?

Eclipse Sportback 2027 adalah pilihan menarik untuk mereka yang menginginkan EV sederhana tanpa komplikasi. Satu varian, satu paket opsi, dan satu motor listrik yang sudah teruji — ini mobil yang mudah dipahami dan dirawat.

Namun, jika Anda menginginkan teknologi pengisian daya tercepat, range terpanjang, atau performa paling bertenaga di kelasnya, mobil ini bukan jawabannya. Eclipse Sportback adalah EV yang jujur dan praktis, bukan pionir teknologi. Untuk keputusan akhir, kami sarankan menunggu hasil tes berkendara lengkap dan konfirmasi harga resmi di pasar Indonesia — karena di situlah nilai sesungguhnya akan ditentukan.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: caranddriver.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top