SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggabungkan layanan skrining hingga pengobatan untuk tiga penyakit menular—AIDS, tuberkulosis, dan malaria—dalam satu pintu di fasilitas kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin menyebut integrasi ini merupakan upaya strategis agar masyarakat memperoleh akses penanganan yang berkesinambungan.
"Langkah integrasi layanan ini merupakan upaya strategis agar masyarakat dapat memperoleh akses skrining hingga pengobatan yang berkesinambungan di berbagai fasilitas kesehatan," kata Jaya di Samarinda, Rabu.
Kaltim ditetapkan sebagai salah satu dari 18 daerah prioritas nasional dalam percepatan penurunan prevalensi TB. Namun, tingkat penemuan kasus baru baru mencapai 54 hingga 56 persen dari estimasi 21.000 pemeriksaan.
Tingkat inisiasi pengobatan awal bagi pasien yang telah ter