KALIMANTAN TIMUR — Laga yang berlangsung di Stadion Azteca, Meksiko, pada Kamis (2/7) malam waktu setempat, berubah menjadi mimpi buruk bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino. The Red Devils tampil dominan sejak menit awal dan tak memberi kesempatan bagi AS untuk mengembangkan permainan.
Belgia langsung tancap gas. Dua gol cepat di 20 menit pertama membuat AS terpukul. Romelu Lukaku membuka keunggulan pada menit ke-8, disusul gol Kevin De Bruyne 12 menit berselang.
AS sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Christian Pulisic di menit ke-35. Namun, Belgia kembali mencetak gol ketiga sebelum turun minum melalui aksi Jeremy Doku.
Pelatih Mauricio Pochettino tak banyak memberikan alasan usai pertandingan. Ia mengakui keunggulan lawan yang tampil lebih matang dan efektif.
"Ini kenyataannya. Kami kalah dari tim yang lebih baik malam ini," ujar Pochettino dalam konferensi pers usai laga.
Di babak kedua, Belgia tetap mengendalikan tempo permainan. Mereka menambah penderitaan AS melalui gol keempat yang dicetak oleh Leandro Trossard pada menit ke-67.
AS mencoba bangkit, namun pertahanan Belgia yang solid membuat peluang mereka mentah. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 4-1 tetap bertahan.
Dengan hasil ini, AS harus pulang lebih awal dari Piala Dunia 2026. Sementara Belgia melaju ke perempat final dan akan berhadapan dengan pemenang laga Brasil vs Portugal.
Bagi Pochettino, kekalahan ini menjadi evaluasi besar. Ia ditunjuk menangani AS pada September 2025 dan gagal membawa timnya melampaui babak 16 besar.