Dua PLTU di Kalimantan Timur Rusak, Pemadaman Listrik Bergilir Berlangsung Sebulan ke Depan

Penulis: Uki Damayanti  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 03:16:31 WIB
Dua unit PLTU di Kalimantan Timur mengalami kerusakan, memicu pemadaman listrik bergilir selama satu bulan.

BONTANG — Gangguan pasokan listrik berskala besar mengancam Kalimantan Timur setelah dua unit PLTU mengalami kerusakan simultan. Proses perbaikan kedua pembangkit diperkirakan memakan waktu hingga satu bulan, memaksa PT PLN (Persero) menerapkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah.

Dua PLTU Kolaps, Pasokan Listrik Kaltim Tertekan

Kerusakan menimpa dua PLTU yang menjadi andalan sistem kelistrikan Kalimantan Timur. Hingga saat ini, pihak terkait belum merinci secara spesifik jenis kerusakan yang terjadi, namun dampaknya langsung terasa pada berkurangnya daya mampu pasok ke jaringan.

Akibatnya, PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara terpaksa mengatur jadwal pemadaman bergilir. Langkah ini diambil untuk menjaga kestabilan sistem dan mencegah pemadaman total yang lebih luas.

Warga dan Industri Wajib Siaga Satu Bulan ke Depan

Masa pemulihan yang mencapai satu bulan membuat warga dan pelaku industri di Kalimantan Timur harus bersiap. Aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga operasional pabrik berpotensi terganggu jika tidak memiliki cadangan listrik mandiri.

Masyarakat diimbau untuk mengisi daya perangkat komunikasi dan menyiapkan penerangan alternatif selama jadwal pemadaman berlangsung. Sektor industri yang bergantung pada pasokan listrik stabil disarankan mengatur ulang jadwal produksi.

PLN Belum Rilis Jadwal Lengkap Pemadaman

Hingga berita ini diturunkan, PLN masih menyusun jadwal detail pemadaman bergilir di tiap wilayah. Informasi resmi mengenai titik dan durasi pemadaman diharapkan segera dikeluarkan dalam waktu dekat.

Langkah percepatan perbaikan terus dilakukan tim teknis di lapangan. Namun, kompleksitas kerusakan pada dua unit PLTU sekaligus menjadi tantangan tersendiri dalam upaya normalisasi pasokan listrik di Kalimantan Timur.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: bekesah.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top