BALIKPAPAN — Perbaikan ruas jalan utama menuju Pelabuhan Kariangau dan kawasan industri PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) telah selesai dilakukan dalam kurun waktu April hingga Mei 2026. Hasilnya, arus kendaraan logistik yang setiap hari melintas menuju terminal peti kemas strategis di Kalimantan Timur itu kini berjalan lebih lancar.
Direktur Utama PT KKT, Enriany Muis, menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur tersebut membawa dampak positif langsung terhadap operasional pelabuhan. “Kami merasakan langsung peningkatan kelancaran arus kendaraan menuju pelabuhan yang setiap harinya dilalui kendaraan logistik dan operasional,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (19/6/2026).
Menurut Enriany, membaiknya kualitas jalan juga berdampak pada layanan peti kemas yang dioperasikan KKT. Berbagai masukan dan keluhan dari pengguna jasa logistik yang sebelumnya muncul akibat kerusakan jalan pun mulai berkurang.
“Kondisi ini turut mendukung kelancaran layanan peti kemas dan distribusi barang melalui jaringan layanan yang kami operasikan,” ujarnya.
KKT merupakan terminal peti kemas yang melayani distribusi barang di Kalimantan Timur. Perusahaan ini mengoperasikan layanan interline yang menghubungkan Balikpapan, Penajam Paser Utara, hingga Semboja—kawasan yang menjadi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dengan membaiknya akses jalan, layanan interline tersebut diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Kelancaran distribusi barang dan kepastian jadwal pengiriman dinilai menjadi faktor penting di tengah meningkatnya aktivitas logistik di kawasan strategis tersebut.
Enriany mengapresiasi dukungan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam upaya peningkatan kualitas infrastruktur ini. PT KKT menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kota Balikpapan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), serta DPRD Kalimantan Timur.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, instansi teknis, dan dunia usaha mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat maupun sektor logistik,” kata Enriany.
Perbaikan infrastruktur jalan ini dinilai tidak hanya mendukung operasional pelabuhan, tetapi juga memperkuat konektivitas kawasan industri Kariangau yang terus berkembang. Di tengah pembangunan kawasan strategis di Kalimantan Timur, keberadaan infrastruktur yang andal menjadi salah satu faktor kunci dalam menjaga kelancaran distribusi barang dan pertumbuhan ekonomi daerah.