KALIMANTAN TIMUR — Pesan itu disampaikan Rodrygo jelang laga yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Pemain Real Madrid tersebut menilai tekanan eksternal hanya akan mengganggu konsentrasi tim jika tidak dikelola dengan baik.
Rodrygo menegaskan bahwa skuad Brasil harus memblokir gangguan dari luar. Ia ingin seluruh pemain hanya memikirkan taktik dan strategi yang sudah disiapkan pelatih.
"Kami harus mengabaikan apa pun yang terjadi di luar. Yang terpenting adalah apa yang kami lakukan di dalam lapangan," ujar Rodrygo dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.
Meski di atas kertas Brasil lebih diunggulkan, Rodrygo mengingatkan bahwa Haiti tetap berbahaya. Tim asuhan pelatih Gabriel Calderon itu dipastikan akan tampil habis-habisan untuk mencuri poin.
Brasil sendiri datang dengan skuad penuh bintang. Namun, Rodrygo menekankan bahwa nama besar tidak menjamin kemenangan jika mental pemain tidak siap menghadapi tekanan.
Sebagai tim yang selalu difavoritkan juara, Brasil memang kerap dibebani ekspektasi tinggi. Rodrygo mengakui hal itu wajar, tetapi menurutnya tekanan tidak boleh sampai mengubah cara bermain tim.
"Kami tahu rakyat Brasil menaruh harapan besar. Itu bagus, tapi kami harus tetap tenang dan menjalankan permainan sendiri," kata pemain berusia 24 tahun itu.
Brasil telah menjalani sesi latihan tertutup dalam beberapa hari terakhir. Pelatih tampaknya fokus pada penyempurnaan transisi serangan dan pertahanan menghadapi gaya bermain fisik Haiti.
Rodrygo diperkirakan akan menjadi salah satu starter di lini depan. Ia siap memikul tanggung jawab untuk memecah kebuntuan jika pertahanan Haiti rapat.
Laga Brasil kontra Haiti di Piala Dunia 2026 akan menjadi ujian awal bagi Selecao untuk membuktikan diri sebagai kandidat kuat juara. Hasil positif menjadi harga mati.