KALIMANTAN TIMUR — Pengumuman tersebut disampaikan manajemen Pesut Etam melalui akun Instagram resmi klub pada Jumat (12/6) malam. "Ini contoh kalau pemain sudah perpanjang kontrak ya. Kiper terbaik Super League 25/26 Nadeo Argawinata secara resmi menambah durasi kontrak bersama Pesut Etam sampai tahun 2029!! Manyala," tulis akun resmi Borneo FC, disambut antusias oleh para pendukung setia, Pusamania, di kolom komentar.
Spekulasi mengenai masa depan Nadeo menguat seiring hengkangnya sejumlah pilar Borneo FC, termasuk Mariano Peralta yang dikabarkan merapat ke Persija. Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, sebelumnya sudah memberi sinyal bahwa sang kiper tetap menjadi prioritas. "Dalam catatan saya, sudah ada nama-nama yang bertahan. Nadeo masih punya kontrak dua tahun," ungkap Dandri pada 30 Mei 2026 lalu, menegaskan bahwa Nadeo masuk dalam proyeksi skuad utama musim depan.
Performa gemilang Nadeo menjadi alasan utama klub mempertahankannya. Sepanjang musim 2025/2026, ia 100% menjadi starter dalam 34 pertandingan Super League. Meski harus kebobolan 31 gol, kiper berusia 29 tahun itu mencatatkan 12 kali clean sheet. Konsistensinya di bawah mistar gawang membuatnya diganjar penghargaan Kiper Terbaik sekaligus tempat di Best XI Super League 2025/2026.
Borneo FC finis sebagai runner up musim lalu. Nadeo, yang juga menjabat sebagai kapten, memiliki ambisi besar untuk mengukir sejarah. Targetnya jelas: menjadikan Borneo FC sebagai klub pertama dari Pulau Kalimantan yang mampu menjuarai kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Sebelum itu, tugas jangka pendeknya adalah memimpin tim dalam ajang ASEAN Club Championship (Shopee Cup) yang dijadwalkan bergulir pada Agustus mendatang.
Bersamaan dengan pengumuman Nadeo, manajemen juga mengonfirmasi perpanjangan kontrak gelandang bertahan Rivaldo Pakpahan hingga 2029. Keduanya akan menjadi fondasi tim asuhan pelatih anyar, Mauro Jeronimo, untuk bersaing di level domestik dan Asia Tenggara.